Bupati Probolinggo Perkuat Sinergi Pemerintah Desa Menuju Desa Inovatif dan Berdaya Saing

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Probolinggo Mohammad Haris memberikan arahan kepada para kepala desa dalam kegiatan penguatan dan sinergitas program kerja menuju desa inovatif berdaya saing di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (13/3/2026).

Bupati Probolinggo Mohammad Haris memberikan arahan kepada para kepala desa dalam kegiatan penguatan dan sinergitas program kerja menuju desa inovatif berdaya saing di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (13/3/2026).

PROBOLINGGO, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Probolinggo memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk memperkuat sinergi pembangunan hingga tingkat desa melalui kegiatan penguatan dan sinergitas program kerja menuju desa inovatif dan berdaya saing.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama tersebut digelar di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (13/3/2026). Acara dihadiri langsung oleh Bupati Probolinggo Mohammad Haris didampingi Sekretaris Daerah Ugas Irwanto.

Turut hadir Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo Lilik Hariyanti, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Probolinggo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Haris menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa yang hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pemerintah desa memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Sebagai pelayan masyarakat, kita harus terus menjaga moralitas aparatur, meningkatkan keterampilan, integritas, serta profesionalisme yang diiringi dengan keimanan dan ketakwaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik, transparan, dan akuntabel. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan serta peningkatan kapasitas aparatur desa.

Bupati Haris juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja, disiplin, serta kemampuan manajerial aparatur desa dalam menjalankan roda pemerintahan.

Salah satu langkah yang didorong adalah pengelolaan Dana Desa secara transparan dan akuntabel, termasuk melalui penerapan sistem transaksi non-tunai menggunakan aplikasi Siskeudes Link.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Haris juga menyampaikan capaian Pemerintah Kabupaten Probolinggo selama satu tahun masa kepemimpinannya. Dalam periode tersebut, Pemkab Probolinggo berhasil meraih 37 penghargaan dari berbagai tingkatan.

Penghargaan tersebut terdiri dari satu penghargaan tingkat internasional, 18 penghargaan tingkat nasional, 17 penghargaan tingkat provinsi, serta satu penghargaan tingkat regional.

Meski demikian, ia menilai berbagai penghargaan tersebut tidak akan bermakna jika daerah masih dihadapkan pada berbagai persoalan, terutama bencana alam yang berdampak pada infrastruktur dan kehidupan masyarakat.

“Penghargaan ini tidak akan berarti jika wilayah kita masih menghadapi berbagai kerusakan akibat bencana. Karena itu, kita harus tetap optimistis dan semangat membangun daerah masing-masing,” katanya.

Dalam momentum Ramadan ini, Bupati Haris juga mengajak para kepala desa untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan desa, menjaga kondusivitas wilayah, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo Munaris menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan pemerintah daerah.

“Kami berharap kolaborasi yang solid dapat mewujudkan desa-desa di Kabupaten Probolinggo yang inovatif dan berdaya saing,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala BPS Kabupaten Probolinggo Lilik Hariyanti juga memaparkan persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi Nasional 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026.

Menurutnya, sensus tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah serta memberikan gambaran perkembangan dunia usaha di daerah.

Berdasarkan hasil Sensus Ekonomi 2016, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Probolinggo hingga 2025 tercatat mencapai 5,34 persen dengan tren peningkatan setiap tahun.

Jumlah unit usaha di daerah tersebut juga mengalami peningkatan, dari 124.461 unit pada 2016 menjadi sekitar 126.972 unit usaha pada pendataan awal 2025. Namun angka tersebut masih bersifat sementara dan akan diperbarui setelah pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 selesai.

Penulis : HT

Editor : M/Red

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:03 WIB

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:12 WIB

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30 WIB

Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Berita Terbaru