PURWAKARTA, detikkota.com – Di tengah kebahagiaan perayaan Hari Raya Idul Fitri, terdapat sosok-sosok pejuang kebersihan yang harus merelakan momen kebersamaan dengan keluarga, Sabtu (21/03/2026).
Para petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta hanya memiliki waktu singkat untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri dan bersalaman saling memaafkan, sebelum kembali menjalankan tugas mereka.
Keterbatasan waktu tersebut menjadi kenyataan pahit yang harus diterima para pejuang kebersihan. Usai melaksanakan Sholat Ied, mereka tidak bisa berlama-lama berkumpul bersama keluarga. Rasa haru dan rindu harus ditahan, karena tanggung jawab pekerjaan menanti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diketahui, para petugas DLH Kabupaten Purwakarta yang berada di bawah koordinasi Kepala Bidang Anggoro langsung turun ke jalan raya untuk membersihkan sisa-sisa sampah malam takbir. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab demi menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan bagi masyarakat.
Sejumlah titik menjadi fokus pembersihan, mulai dari kawasan Pasar Jumat hingga pusat kota, termasuk area sekitar Masjid Agung Purwakarta. Banyaknya sampah yang berserakan merupakan dampak dari kegiatan malam takbiran, termasuk parade bedug yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Purwakarta.
Dengan penuh keikhlasan, para petugas tetap menjalankan tugasnya. Meski di tengah keterbatasan dan perasaan rindu akan keluarga, mereka tetap bekerja tanpa mengeluh.
Salah satu petugas kebersihan yang ditemui awak media di jalan utama Kabupaten Purwakarta mengungkapkan perasaannya.
“Harus bagaimana lagi, ini sudah jadi tanggung jawab kami, Pak. Kami wajib turun. Meskipun ada ketidaksesuaian dari segi THR untuk kami PPPK paruh waktu, kami tetap mengikuti aturan. Kami kerja sampai selesai, bahkan bisa 1 x 24 jam,” ujarnya.
Kondisi tersebut menggambarkan dedikasi tinggi para pejuang kebersihan yang tetap bekerja di hari besar umat Islam. Mereka menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan kota, meskipun harus mengorbankan waktu bersama keluarga di momen yang seharusnya penuh kebersamaan.
Perjuangan mereka menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih menghargai kerja keras para petugas kebersihan, sekaligus meningkatkan kesadaran dalam menjaga lingkungan, terutama saat perayaan besar seperti Idul Fitri.
Penulis : Yn
Editor : Id







