Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara oleh Kejaksaan Agung di Jakarta.

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara oleh Kejaksaan Agung di Jakarta.

JAKARTA, detikkota.com — Kejaksaan Agung Republik Indonesia menyerahkan hasil penyelamatan keuangan negara dan denda administratif senilai Rp11,4 triliun ke kas negara, Jumat (10/4/2026). Penyerahan tersebut merupakan bagian dari kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dana tersebut akan memperkuat posisi fiskal negara, terutama melalui pos Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dengan sebagian kecil masuk dalam penerimaan pajak.

“Sebagian besar masuk PNBP. Yang jelas, penerimaan negara bertambah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tambahan dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk menutup defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta mendukung berbagai program pemerintah, termasuk pembiayaan lembaga seperti Kejaksaan Agung dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Meski belum merinci alokasi anggaran secara detail, Purbaya memastikan bahwa upaya penindakan dan penyelamatan keuangan negara akan terus berlanjut, sehingga potensi penerimaan negara masih akan bertambah ke depan.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto yang turut menyaksikan penyerahan tersebut menyebut total penyelamatan uang negara hingga saat ini telah mencapai Rp31,3 triliun.

Presiden menilai angka tersebut memiliki dampak besar bagi pembangunan nasional, termasuk potensi perbaikan puluhan ribu sekolah serta pembangunan ratusan ribu rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Satgas PKH atas kerja keras dalam mengamankan aset negara, termasuk penguasaan kembali kawasan hutan di berbagai wilayah.

Dalam penyerahan tahap VI ini, total dana Rp11,4 triliun berasal dari berbagai sumber, di antaranya denda administratif sektor kehutanan, PNBP dari penanganan perkara korupsi, serta setoran pajak.

Selain itu, Satgas PKH juga berhasil menguasai kembali jutaan hektare kawasan hutan dari sektor perkebunan dan pertambangan, yang sebagian telah diserahkan kepada kementerian terkait dan lembaga pengelola negara.

Sejak dibentuk pada Februari 2025, Satgas PKH tercatat telah menyelamatkan keuangan dan aset negara dengan total nilai mencapai Rp371 triliun.

Penulis : IP

Editor : M/Red

Berita Terkait

Bupati Sumenep Lantik 25 Pejabat Administrator, Dorong Penguatan Birokrasi dan Pelayanan Publik
Bupati Sumenep Dorong Koperasi Bertransformasi Jadi Modern dan Berdaya Saing
Peringati Harkopnas ke-79, Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Koperasi Tangguh dan Gotong Royong
Wapres Gibran Tinjau Pasar Banyuwangi, Apresiasi Konsep Modern Bernuansa Osing
PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin
Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 10:13 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Bertransformasi Jadi Modern dan Berdaya Saing

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:47 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Koperasi Tangguh dan Gotong Royong

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:56 WIB

Wapres Gibran Tinjau Pasar Banyuwangi, Apresiasi Konsep Modern Bernuansa Osing

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:27 WIB

PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

Senin, 8 Juni 2026 - 11:37 WIB

Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin

Berita Terbaru

SMK Negeri 1 Kalianget, Kabupaten Sumenep, menggelar pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026).

Pendidikan

SMKN 1 Kalianget Gelar MPLS Ramah 2026, Diikuti 194 Siswa Baru

Senin, 13 Jul 2026 - 21:50 WIB