PT Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Sumenep Aman, Distribusi ke Kepulauan Terkendala Cuaca

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Area Executive (AE) PT Pupuk Indonesia untuk Kabupaten Pamekasan dan Sumenep, Sigit Cahyono.

Area Executive (AE) PT Pupuk Indonesia untuk Kabupaten Pamekasan dan Sumenep, Sigit Cahyono.

SUMENEP, detikkota.com – PT Pupuk Indonesia memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Sumenep, termasuk wilayah Kepulauan Sapeken, dalam kondisi aman. Perusahaan menegaskan tidak ada kekurangan stok, sementara kendala yang terjadi lebih disebabkan faktor cuaca saat proses pengiriman melalui jalur laut.

Area Executive (AE) PT Pupuk Indonesia untuk Kabupaten Pamekasan dan Sumenep, Sigit Cahyono, mengatakan pihaknya terus memprioritaskan penyaluran pupuk bersubsidi agar dapat diterima petani tepat waktu.

“PT Pupuk Indonesia tetap memprioritaskan agar pupuk subsidi tidak terlambat dan menjamin ketersediaan stok pupuk subsidi di seluruh Kabupaten Sumenep, baik di wilayah daratan maupun kepulauan. Namun, karena pengiriman ke kepulauan menggunakan kapal melalui jalur laut, proses distribusi sangat bergantung pada kondisi cuaca,” ujar Sigit, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (14/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi keluhan mengenai keterbatasan jatah pupuk di Kepulauan Sapeken, Sigit menjelaskan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan berdasarkan kuota elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dan alokasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurutnya, apabila kuota yang tersedia dinilai belum mencukupi kebutuhan petani, pemerintah daerah dapat mengusulkan realokasi selama alokasi pupuk di tingkat daerah masih tersedia.

“Untuk Kecamatan Sapeken, alokasi awal tahun 2026 yang telah ditetapkan pemerintah sebanyak 326 ton pupuk urea dan 282 ton pupuk NPK,” jelasnya.

Terkait keluhan petani yang hanya melakukan penebusan pupuk sekali dalam setahun dan mengaku kerap menerima pupuk terlambat, Sigit menyarankan petani yang memiliki kemampuan finansial untuk melakukan penebusan lebih awal sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kendala distribusi akibat cuaca.

Meski demikian, ia menegaskan PT Pupuk Indonesia siap mendistribusikan pupuk bersubsidi setiap saat sesuai kebutuhan petani, dengan tetap memperhatikan keamanan pelayaran.

“Kami siap melakukan pendistribusian pupuk subsidi apabila memang dibutuhkan petani. Kami juga berharap mendapat informasi mengenai kebutuhan pupuk di Kepulauan Sapeken saat ini, sehingga dapat segera kami kirim dan petani berkomitmen melakukan penebusan pupuk bersubsidi,” pungkas Sigit.

Penulis : M

Editor : Red

Berita Terkait

Banyuwangi Jadi Tuan Rumah ASEAN-ID Blue, Delegasi ASEAN hingga Selandia Baru Hadir
Honor Juri dan Tim Pelaksana Pasanggiri Jaipong Atharrazka Belum Dilunasi, EO Soroti Komitmen Pengelola
Dugaan Transaksi Lapak Pasar Ganding Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Desak Transparansi Total
Silaturahim ke PWNU Jatim, LKKNU Sumenep Perkuat Arah Program Kerja
PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher
Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan
BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:39 WIB

PT Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Sumenep Aman, Distribusi ke Kepulauan Terkendala Cuaca

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:21 WIB

Banyuwangi Jadi Tuan Rumah ASEAN-ID Blue, Delegasi ASEAN hingga Selandia Baru Hadir

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:27 WIB

Honor Juri dan Tim Pelaksana Pasanggiri Jaipong Atharrazka Belum Dilunasi, EO Soroti Komitmen Pengelola

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:33 WIB

Dugaan Transaksi Lapak Pasar Ganding Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Desak Transparansi Total

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:19 WIB

Silaturahim ke PWNU Jatim, LKKNU Sumenep Perkuat Arah Program Kerja

Berita Terbaru

SMK Negeri 1 Kalianget, Kabupaten Sumenep, menggelar pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026).

Pendidikan

SMKN 1 Kalianget Gelar MPLS Ramah 2026, Diikuti 194 Siswa Baru

Senin, 13 Jul 2026 - 21:50 WIB