Bupati Lumajang Tekankan Literasi Keuangan sebagai Fondasi Stabilitas Ekonomi Daerah

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lumajang Indah Amperawati menerima kunjungan OJK Jember di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Rabu (15/4/2026), membahas penguatan literasi keuangan masyarakat.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menerima kunjungan OJK Jember di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Rabu (15/4/2026), membahas penguatan literasi keuangan masyarakat.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan pentingnya penguatan literasi keuangan sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan kualitas pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan bahwa pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan menjadi faktor kunci agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya meningkat secara angka, tetapi juga berkelanjutan.

“Literasi keuangan adalah kunci. Masyarakat harus memahami bagaimana mengelola keuangan, mengenali risiko, dan memanfaatkan layanan keuangan secara tepat agar pertumbuhan ekonomi tetap stabil,” tegasnya saat menerima kunjungan OJK Jember di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Rabu (15/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, di tengah tren ekonomi Lumajang yang terus berkembang, masyarakat perlu memiliki kesiapan dalam mengelola keuangan secara bijak guna menghindari berbagai risiko, seperti maraknya pinjaman online ilegal dan praktik keuangan tidak sehat.

Menurutnya, literasi keuangan juga berperan penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, terutama di era layanan keuangan digital yang semakin kompleks.

“Kemampuan memilah informasi dan mengambil keputusan finansial yang tepat menjadi kebutuhan mendesak saat ini,” ujarnya.

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah itu menambahkan, penguatan literasi keuangan perlu dimulai sejak dini, khususnya di kalangan pelajar, agar generasi muda tidak mudah terjebak praktik keuangan yang merugikan.

Sementara itu, Kepala OJK Jember, Aris Budiman, menyatakan bahwa literasi keuangan merupakan langkah strategis dalam melindungi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah.

“Literasi keuangan, khususnya bagi pelajar, menjadi prioritas agar mereka tidak mudah terjebak pinjaman online ilegal. Masyarakat harus mampu membedakan layanan keuangan yang resmi dan memahami risiko dari setiap keputusan finansial,” ujarnya.

Ia menambahkan, tahun 2026 menjadi momentum untuk memperluas inklusi keuangan, termasuk mendorong masyarakat beralih ke sistem transaksi non tunai (cashless) yang lebih efisien dan aman.

Menurutnya, masyarakat dengan literasi keuangan yang baik akan lebih siap menghadapi dinamika ekonomi serta mampu memanfaatkan layanan keuangan secara optimal tanpa terjebak praktik merugikan.

Selain itu, literasi keuangan juga dinilai mampu mendorong perkembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), karena pelaku usaha dapat lebih baik dalam mengelola modal dan mengakses pembiayaan resmi.

Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen untuk terus memperluas edukasi keuangan kepada masyarakat sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ekonomi daerah yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing.

Penulis : aj/an

Editor : M/Red

Berita Terkait

Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.135 per Dolar AS, Tertekan Arus Modal Keluar
Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Pembentukan Satgas PPA Desa
Pemkot Surabaya Hapus Denda PBB-P2 Jelang HJKS ke-733
Dinsos P3A Sumenep Perluas Jangkauan Satgas PPA Hingga Tingkat Desa
Pemkab Sumenep Dorong BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Transformasi Digital Berbasis Syariah
BPRS Bhakti Sumekar Gelar Talkshow, Dorong Inklusi dan Literasi Keuangan Syariah
Pemkot Surabaya Tertibkan Data DTSEN 2025, Warga Belum Verifikasi Dibatasi Akses Layanan
Sekdakab Sumenep Tekankan Tindak Lanjut Temuan BPK dan Efisiensi BBM

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:07 WIB

Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.135 per Dolar AS, Tertekan Arus Modal Keluar

Kamis, 16 April 2026 - 10:57 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Pembentukan Satgas PPA Desa

Kamis, 16 April 2026 - 10:53 WIB

Pemkot Surabaya Hapus Denda PBB-P2 Jelang HJKS ke-733

Kamis, 16 April 2026 - 10:51 WIB

Bupati Lumajang Tekankan Literasi Keuangan sebagai Fondasi Stabilitas Ekonomi Daerah

Rabu, 15 April 2026 - 11:28 WIB

Dinsos P3A Sumenep Perluas Jangkauan Satgas PPA Hingga Tingkat Desa

Berita Terbaru

Petugas melayani warga dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) di Kota Surabaya, seiring program penghapusan denda pajak dalam rangka HJKS ke-733, April 2026.

Pemerintahan

Pemkot Surabaya Hapus Denda PBB-P2 Jelang HJKS ke-733

Kamis, 16 Apr 2026 - 10:53 WIB