Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Pembentukan Satgas PPA Desa

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan sosialisasi dan pembentukan Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, yang melibatkan pemerintah desa dan Dinsos P3A Sumenep, Rabu (15/04/2026).

Kegiatan sosialisasi dan pembentukan Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, yang melibatkan pemerintah desa dan Dinsos P3A Sumenep, Rabu (15/04/2026).

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak hingga ke tingkat desa melalui pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA).

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan pembentukan Satgas PPA di Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, Rabu (15/04/2026), yang melibatkan unsur pemerintah desa, calon anggota satgas, serta perwakilan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep.

Kepala Dinsos P3A Sumenep Dr. Rahman Riadi melalui Kepala Bidang Perlindungan Perempuan, Fatimatussehra, menegaskan bahwa pembentukan Satgas PPA merupakan respons atas masih ditemukannya kasus kekerasan di masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terjadi. Karena itu, keberadaan Satgas PPA di tingkat desa sangat penting sebagai garda awal dalam mendeteksi dan menangani kasus sejak dini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Satgas PPA memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pelapor, tetapi juga dalam mengidentifikasi permasalahan, memberikan penanganan awal, hingga memastikan korban mendapatkan perlindungan yang layak.

“Satgas ini bekerja berdasarkan tugas dan fungsi yang sudah ditetapkan melalui SK. Mereka harus mampu bergerak cepat, mulai dari identifikasi kasus hingga memberikan pertolongan pertama kepada korban,” tegasnya.

Menurutnya, dalam kondisi tertentu, korban yang terindikasi mengalami kekerasan akan segera diamankan guna menghindari risiko lanjutan sebelum dirujuk ke Dinsos P3A untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.

“Setelah dirujuk, Dinsos akan melakukan pendampingan sesuai kebutuhan korban. Penanganan dilakukan secara menyeluruh agar korban mendapatkan perlindungan maksimal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Campor Barat, Samsul Arifin, mengapresiasi inisiatif pembentukan Satgas PPA yang dinilai dapat memperkuat sistem perlindungan sosial di tingkat desa.

“Kami berharap keberadaan Satgas PPA ini benar-benar menjadi solusi dalam menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, sekaligus mendorong pemberdayaan perempuan di desa,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif anggota satgas yang berjumlah 15 orang agar tidak hanya hadir secara struktural, tetapi juga mampu memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Satgas harus mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan terbebas dari kekerasan,” pungkasnya.

Pembentukan Satgas PPA ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Sumenep dalam membangun sistem perlindungan berbasis komunitas, sehingga penanganan kasus dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Penulis : M

Editor : M/Red

Berita Terkait

Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana
Wabup Bangkalan Dorong Inovasi Perpustakaan untuk Dongkrak Minat Baca
Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN
Bupati Bangkalan Ikuti KPPD Lemhannas, Perkuat Kapasitas Kepemimpinan
BPPKAD Probolinggo-KPKNL Jember Perkuat Sinergi, Pengajuan BPHTB Lelang Bakal Lebih Mudah
Forpensi Dibentuk, Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi Program Imunisasi
Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:13 WIB

Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana

Rabu, 16 September 2026 - 12:23 WIB

Wabup Bangkalan Dorong Inovasi Perpustakaan untuk Dongkrak Minat Baca

Sabtu, 5 September 2026 - 16:47 WIB

Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Sabtu, 5 September 2026 - 16:38 WIB

Bupati Bangkalan Ikuti KPPD Lemhannas, Perkuat Kapasitas Kepemimpinan

Kamis, 3 September 2026 - 09:18 WIB

BPPKAD Probolinggo-KPKNL Jember Perkuat Sinergi, Pengajuan BPHTB Lelang Bakal Lebih Mudah

Berita Terbaru