1.312 Jemaah Haji Banyuwangi Resmi Diberangkatkan ke Tanah Suci

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama jajaran pemerintah daerah saat melepas keberangkatan jemaah haji di depan Kantor Pemkab Banyuwangi, Selasa (12/5/2026) malam.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama jajaran pemerintah daerah saat melepas keberangkatan jemaah haji di depan Kantor Pemkab Banyuwangi, Selasa (12/5/2026) malam.

BANYUWANGI, detikkota.com – Sebanyak 1.312 calon jemaah haji asal Kabupaten Banyuwangi resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya sebagai tahapan awal sebelum bertolak ke Tanah Suci.

Para jemaah terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter). Sebanyak 550 jemaah yang tergabung dalam Kloter 84 dan 85 menjadi rombongan terakhir yang diberangkatkan dari depan Kantor Pemkab Banyuwangi pada Selasa (12/5/2026) malam.

Sebelumnya, pada Selasa pagi, sebanyak 752 jemaah dari Kloter 82 dan 83 telah lebih dulu diberangkatkan. Sementara delapan jemaah lainnya yang tergabung dalam Kloter 71 berangkat lebih awal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberangkatan jemaah dilepas langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Wakil Bupati Mujiono, Sekretaris Daerah Guntur Priambodo, serta jajaran Kantor Kementerian Haji dan Umrah Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Bupati Ipuk meminta para jemaah turut mendoakan kemajuan Banyuwangi saat berada di tempat-tempat mustajab, khususnya di depan Kakbah.

“Kami di tanah air terus mendoakan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan seluruh jemaah kembali ke Banyuwangi dengan predikat haji yang mabrur dan mabrurah,” ujar Ipuk.

Ia juga meminta petugas haji memberikan pelayanan maksimal, terutama kepada jemaah lanjut usia dan jemaah yang membutuhkan pendampingan khusus.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Banyuwangi Rif’an Janaidi menjelaskan, setibanya di Embarkasi Sukolilo Surabaya para jemaah akan menjalani masa istirahat sekitar 20 jam sebelum diterbangkan ke Makkah.

Menurutnya, seluruh jemaah dijadwalkan menjalankan ibadah selama 40 hari dan diperkirakan kembali ke Banyuwangi pada 22 Juni 2026.

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah, dari total 1.312 jemaah haji Banyuwangi tahun ini, sebanyak 503 orang merupakan jemaah lanjut usia di atas 65 tahun dan 144 orang masuk kategori risiko tinggi.

Jemaah tertua tercatat berusia 103 tahun, sedangkan jemaah termuda berusia 18 tahun.

“Kami telah memetakan jemaah prioritas seperti lansia dan risiko tinggi untuk mendapatkan layanan khusus agar pelaksanaan ibadah berjalan lebih nyaman,” ujar Rif’an.

Penulis : Bi

Editor : Bi/Red

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru