SUMENEP, detikkota.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep menyatakan arah pembangunan daerah sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Sejumlah indikator pembangunan dinilai bergerak sesuai target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025.
Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari perencanaan yang disusun secara terukur dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta tantangan pembangunan di wilayah daratan maupun kepulauan.
“Pada tahun 2025, tema pembangunan Kabupaten Sumenep adalah menguatkan stabilitas sosial ekonomi, pemerataan layanan infrastruktur dasar, dan kebutuhan dasar unggul. Seluruh program pembangunan diarahkan untuk mendukung tercapainya tema tersebut,” kata Arif, (18/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pemerintah daerah menetapkan tujuh program prioritas sebagai arah kebijakan pembangunan agar pelaksanaannya lebih efektif, merata, dan berkelanjutan.
Prioritas pertama difokuskan pada peningkatan nilai tambah komoditas unggulan daerah serta penguatan daya saing sektor pariwisata, industri kecil menengah (IKM), dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
Prioritas kedua diarahkan pada pemerataan pembangunan infrastruktur publik dan peningkatan layanan dasar masyarakat dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.
Di bidang sumber daya manusia, pemerintah memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan agar masyarakat memperoleh akses yang lebih baik terhadap layanan dasar.
“Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah,” ujar Arif.
Program prioritas keempat difokuskan pada peningkatan kompetensi dan keterampilan tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan perkembangan ekonomi.
Sementara itu, prioritas kelima diarahkan pada peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat serta penanganan berbagai persoalan sosial untuk menjaga stabilitas daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumenep juga menempatkan pemerataan pembangunan wilayah sebagai fokus melalui prioritas keenam, yakni meningkatkan aksesibilitas kawasan daratan dan kepulauan guna memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah terpencil.
Adapun prioritas ketujuh berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan yang inovatif, efektif, transparan, dan berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Arif menegaskan, seluruh program prioritas tersebut menjadi fondasi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menilai keberhasilan pembangunan memerlukan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis target-target pembangunan daerah dapat tercapai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : M
Editor : Red






