Mahasiswa Jepang dan Malaysia Belajar Membatik di Kraksaan

Minggu, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Owner Batik Tulis Ronggo Mukti Mahrus Ali saat menerima kunjungan mahasiswa dari Jepang, Malaysia dan ITS. (Foto : Ronggo Mukti)

Owner Batik Tulis Ronggo Mukti Mahrus Ali saat menerima kunjungan mahasiswa dari Jepang, Malaysia dan ITS. (Foto : Ronggo Mukti)

PROBOLINGGO, detikkota.com – Batik Tulis Ronggo Mukti di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, mendapat kunjungan mahasiswa asal Jepang dan Malaysia, Sabtu (5/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan wisata sekaligus edukasi budaya. Para mahasiswa berkesempatan mengenal batik tradisional secara langsung dan mempraktikkan teknik dasar membatik bersama perajin lokal.

Rombongan terdiri dari 19 mahasiswa asal Jepang, tiga mahasiswa Malaysia, empat mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), serta dua dosen dari Jepang. Mereka diterima langsung Owner Batik Tulis Ronggo Mukti, Mahrus Ali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama berada di lokasi, para mahasiswa mendapat penjelasan mengenai proses pembuatan batik sekaligus mencoba praktik membatik. Mereka menuangkan kreativitas masing-masing dengan membuat motif pada media kaos.

Suasana praktik berlangsung antusias. Para peserta terlihat menikmati pengalaman membuat batik secara langsung sekaligus mempelajari budaya yang berkembang di Kabupaten Probolinggo.

Salah satu mahasiswa asal Jepang, Minami, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mengenal batik sekaligus mempelajari budaya Indonesia.

“Kunjungan ke Ronggo Mukti ini kita lakukan untuk wisata dan edukasi mengenai batik dan budaya,” ujar Minami.

Menurutnya, praktik langsung memberikan pengalaman berbeda dibandingkan hanya mempelajari batik melalui buku maupun informasi digital. Para mahasiswa juga dapat berinteraksi langsung dengan perajin dan memahami bahwa batik merupakan produk budaya yang membutuhkan ketelitian serta proses panjang.

Dua dosen asal Jepang yang ikut dalam rombongan turut memberikan apresiasi kepada Batik Tulis Ronggo Mukti. Mereka menilai upaya perajin lokal dalam mempertahankan sekaligus mengembangkan batik tradisional patut diapresiasi.

Owner Batik Tulis Ronggo Mukti Mahrus Ali menyambut positif kunjungan tersebut. Ia berharap kedatangan mahasiswa dari luar negeri dapat membantu memperkenalkan produk batik lokal kepada masyarakat internasional.

“Saya berharap semakin banyak masyarakat dari luar daerah maupun luar negeri yang mengenal batik produksi Ronggo Mukti. Dengan semakin luasnya pengenalan tersebut, batik lokal diharapkan memiliki peluang untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas,” kata Mahrus.

Ia juga berharap kunjungan tersebut dapat menjadi salah satu pintu bagi Batik Tulis Ronggo Mukti untuk menembus pasar internasional.

Menurut Mahrus, semakin berkembangnya usaha batik tidak hanya penting untuk menjaga keberlangsungan tradisi, tetapi juga berpotensi membuka peluang ekonomi dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

“Harapannya dengan adanya kunjungan mahasiswa dari luar negeri ini Batik Tulis Ronggo Mukti semakin mendunia sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan lebih luas lagi,” ujarnya.

Kunjungan mahasiswa Jepang, Malaysia, dan ITS tersebut sekaligus menunjukkan potensi batik lokal Kabupaten Probolinggo sebagai bagian dari wisata edukasi dan budaya. Interaksi langsung dengan perajin menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat internasional.

Penulis : Sya

Editor : Id

Berita Terkait

Salat Subuh Berjamaah di Masjid Agung, Anak-anak Dapat Uang Saku dari Wali Kota
Kemeriahan Madura Night Vaganza 2026: Bappeda Sabet Juara Stand OPD Terbaik!
Hari PMI, Kapolresta Sumenep Dorong Gerakan Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa
Gas LPG, Sound System dan Lampu Dicuri dari Rombong Jagung, Pria Asal Pamekasan Ditangkap
Hari PMI, Direktur RSUDMA Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Semangat Kemanusiaan
Gerebek Dua Titik di Kota Sumenep, Polisi Sita 102 Botol Miras: Arak Bali Mendominasi
Lansia di Sumenep Diduga Dianiaya Dua Anak Kandung, Salah Satunya Guru SD
Masuk Kamar Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diamankan Polisi atas Dugaan Perkosaan

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:36 WIB

Mahasiswa Jepang dan Malaysia Belajar Membatik di Kraksaan

Minggu, 6 September 2026 - 11:26 WIB

Salat Subuh Berjamaah di Masjid Agung, Anak-anak Dapat Uang Saku dari Wali Kota

Jumat, 4 September 2026 - 06:11 WIB

Kemeriahan Madura Night Vaganza 2026: Bappeda Sabet Juara Stand OPD Terbaik!

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Hari PMI, Kapolresta Sumenep Dorong Gerakan Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa

Kamis, 3 September 2026 - 10:01 WIB

Gas LPG, Sound System dan Lampu Dicuri dari Rombong Jagung, Pria Asal Pamekasan Ditangkap

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta jajaran Danantara di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat, 4 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Pemerintahan

Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:47 WIB