SUMENEP, detikkota.com – Komunitas anak muda dinilai tidak cukup hanya menjadi ruang untuk berkumpul dan bersilaturahmi. Lebih dari itu, komunitas harus mampu menjadi tempat lahirnya kreativitas, jaringan, peluang usaha hingga karya yang berdampak.
Pesan tersebut disampaikan Ketua PD MIO Indonesia Kabupaten Sumenep, Candra alias Bucek, saat menyampaikan ucapan selamat anniversary kepada DRT The Big Famili Sumenep, Rabu (9/9/2026).
Bucek berharap momentum bertambahnya usia DRT The Big Famili tidak sekadar menjadi perayaan, tetapi juga menjadi titik untuk memperkuat persaudaraan sekaligus mendorong anggotanya lebih produktif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selamat anniversary untuk DRT The Big Famili Sumenep. Semoga semakin solid, semakin kompak, dan menjadi ruang yang memberi manfaat bagi anak-anak muda untuk berkarya, membangun jejaring, mengembangkan usaha, serta membuka peluang karier,” ujar Bucek.
Menurutnya, anak muda memiliki energi dan kreativitas yang besar. Potensi tersebut akan lebih berarti apabila diarahkan pada kegiatan produktif yang mampu menciptakan manfaat sekaligus membuka kesempatan baru.
Ia menilai, komunitas dapat menjadi salah satu tempat strategis untuk membangun relasi dan bertukar gagasan. Dari hubungan tersebut, menurutnya, bukan tidak mungkin muncul kerja sama, peluang bisnis maupun ruang pengembangan diri.
“Setiap pertemuan adalah jalan untuk saling menguatkan, setiap persaudaraan adalah pintu menuju kesempatan. Ketika anak muda berkumpul dengan niat baik, karya akan menemukan jalannya dan peluang akan tumbuh dari kebersamaan,” katanya.
Bucek juga mengingatkan agar semangat kebersamaan tidak berhenti pada aktivitas komunitas. Persaudaraan yang terbangun perlu diterjemahkan dalam tindakan nyata dan karya yang memberikan nilai tambah.
“Jangan hanya menjadi anak muda yang menikmati perjalanan, tetapi jadilah anak muda yang menciptakan perjalanan menuju masa depan. Dari persaudaraan lahir kepercayaan, dari kepercayaan lahir peluang, dan dari peluang lahir karya yang bermanfaat,” tuturnya.
Ia juga menyoroti identitas DRT The Big Famili yang lekat dengan istilah “Do’ana Reng Toa” atau “Doanya Orang Tua”. Bagi Bucek, identitas tersebut memiliki makna penting karena mengingatkan bahwa perjalanan anak muda tidak terlepas dari doa dan harapan keluarga.
Menurutnya, keberhasilan generasi muda seharusnya tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi. Lebih penting, bagaimana kemampuan dan keberadaan mereka dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan orang lain.
Di sisi lain, PD MIO Indonesia Kabupaten Sumenep memandang komunitas sebagai bagian penting dalam membangun ruang sosial yang positif. Kolaborasi antara komunitas, generasi muda, pelaku usaha dan berbagai elemen masyarakat dinilai dapat menjadi pintu untuk menciptakan peluang baru.
Karena itu, anniversary DRT The Big Famili Sumenep diharapkan menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat arah komunitas ke depan.
Bucek berharap DRT The Big Famili mampu mempertahankan solidaritas, memperluas jejaring dan terus mendorong anggotanya untuk berani berkarya, berkarier maupun membangun usaha.
“Semoga DRT The Big Famili tetap menjadi rumah bagi persahabatan, tempat tumbuhnya karya, dan ruang bertemunya anak-anak muda dengan peluang masa depan,” pungkasnya.
Penulis : M
Editor : Id








