Hadir di Gebyar Kursus 2026, Founder Fourlen Salon: LKP Mampu Bawa Alumni ke Level Internasional

Minggu, 30 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO sekaligus Founder Fourlen Salon, Fourlen Diana, S.M., Dipl., Cidesco, saat menghadiri kegiatan Gebyar Kursus 2026 yang digelar Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP) di Plaza Festival, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8/2026).

CEO sekaligus Founder Fourlen Salon, Fourlen Diana, S.M., Dipl., Cidesco, saat menghadiri kegiatan Gebyar Kursus 2026 yang digelar Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP) di Plaza Festival, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8/2026).

JAKARTA, detikkota.com – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dinilai memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten sekaligus membuka peluang bagi lulusan untuk berkarier hingga ke mancanegara.

Hal tersebut disampaikan CEO sekaligus Founder Fourlen Salon, Fourlen Diana, S.M., Dipl., Cidesco, saat menghadiri kegiatan Gebyar Kursus 2026 yang digelar Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP) di Plaza Festival, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, FPLKP melepas sebanyak 4.021 alumni LKP untuk bekerja ke luar negeri. Para alumni tersebut akan ditempatkan di 11 negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan pelepasan turut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti.

Menurut Fourlen Diana, pelaksanaan Gebyar Kursus 2026 menjadi momentum penting bagi para peserta didik LKP untuk menunjukkan kompetensi mereka di tingkat nasional.

“Kami menilai kegiatan Gebyar Kursus 2026 ini berjalan sukses dan lancar. Hal ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah, sehingga alumni LKP memiliki wadah untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung tingkat nasional,” ujar Fourlen Diana.

Ia menilai pemberian penghargaan berupa trofi oleh Menteri Dikdasmen kepada peserta didik menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengakuan terhadap kompetensi yang telah mereka miliki.

“Ini menjadi suatu kebanggaan bagi mereka agar bisa menunjukkan jati diri dan mendapatkan pengakuan sebagai siswa yang berkompeten,” imbuhnya.

Fourlen juga berharap para alumni LKP terus mengembangkan kemampuan dan potensi diri sehingga mampu bersaing di tingkat internasional.

“Kami berharap alumni-alumni peserta didik LKP bisa mengembangkan potensi diri sampai ke mancanegara. Mereka yang dilepas untuk bekerja ke luar negeri tadi adalah mutiara-mutiara yang ada di daerah dan hari ini bisa muncul serta menunjukkan kemampuannya,” ungkapnya.

Ia menegaskan, keberhasilan ribuan alumni LKP yang bekerja di luar negeri menjadi bukti bahwa pendidikan nonformal melalui kursus dan pelatihan mampu membuka akses karier hingga level global.

“Ini membuktikan bahwa LKP bisa membawa alumninya sampai ke tingkat global internasional,” katanya.

Selain itu, Fourlen berharap pemerintah dapat memberikan lebih banyak dukungan berupa beasiswa maupun program pengembangan kompetensi bagi lulusan LKP.

“Semoga anak-anak bisa mendapatkan beasiswa dari pemerintah untuk pengembangan diri dan mengembangkan skill, agar naik level untuk bisa ke jenjang perguruan tinggi,” tutur Fourlen Diana yang juga menjabat Ketua Umum DPP Tiara Kusuma – Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia.

LKP Dorong Peningkatan Kompetensi

Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) merupakan salah satu jalur pendidikan nonformal yang berperan dalam menyiapkan sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis kompetensi.

Lulusan LKP memiliki peluang untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri. Kesempatan tersebut terbuka baik di dalam negeri maupun luar negeri sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Gebyar Kursus 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan peran pendidikan kursus dan pelatihan kepada masyarakat, sekaligus membuka wawasan mengenai peluang pengembangan keterampilan dan karier bagi para peserta didik.

LKP berada dalam wadah Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP) yang mengusung motto “Membangun Kompetensi, Menciptakan Generasi Berprestasi” serta semangat “Bersama Membangun Talenta Indonesia.”

Penulis : M/Id

Editor : Red

Berita Terkait

Cafe Tikum Cikumpay Makin Seru, Kini Hadirkan Live Musik untuk Hibur Pengunjung
Konsep Baru Gandrung Sewu 2026, Pertunjukan Malam Libatkan 1.000 Penari
Pemkab Sumenep Raih Tiga Juara 1 Syariah Award Jawa Timur
UCI Apresiasi BIG Downhill Banyuwangi, Kualitas Lintasan Gantasan Bike Park Jadi Sorotan
MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar
MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi
Pendaftaran Ditutup, Puluhan Peserta Siap “Mengguncang” Sumenep Lewat MEC 2026
Bukan Sekadar Komunitas, DRT The Big Famili Didorong Jadi Mesin Karya dan Peluang Anak Muda

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Cafe Tikum Cikumpay Makin Seru, Kini Hadirkan Live Musik untuk Hibur Pengunjung

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Konsep Baru Gandrung Sewu 2026, Pertunjukan Malam Libatkan 1.000 Penari

Senin, 28 September 2026 - 09:43 WIB

Pemkab Sumenep Raih Tiga Juara 1 Syariah Award Jawa Timur

Senin, 21 September 2026 - 13:25 WIB

UCI Apresiasi BIG Downhill Banyuwangi, Kualitas Lintasan Gantasan Bike Park Jadi Sorotan

Minggu, 20 September 2026 - 02:17 WIB

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pemerintahan

Bupati Sumenep Instruksikan ASN Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Selasa, 20 Okt 2026 - 13:37 WIB

Pendidikan

665 Pelajar Ikuti Festival Anak Sholeh 2026 di Banyuwangi

Senin, 19 Okt 2026 - 12:06 WIB