JAKARTA, detikkota.com – Kontingen Indonesia terus mematangkan persiapan menghadapi Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026. Sejumlah atlet dari berbagai cabang olahraga telah menjalani pemusatan latihan nasional hingga mengikuti pertandingan dan uji coba internasional sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi.
Kontingen Indonesia secara resmi dilepas Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pelepasan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi para atlet yang akan membawa nama Indonesia di ajang olahraga terbesar di kawasan Asia tersebut.
Atlet panjat tebing nomor speed, Veddriq Leonardo, mengatakan persiapannya menghadapi Asian Games telah dilakukan sejak 2024. Saat ini, persiapan yang dijalaninya telah mencapai lebih dari 90 persen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Veddriq, Indonesia akan menghadapi persaingan ketat, terutama dari negara-negara yang memiliki kekuatan besar di cabang panjat tebing.
“Untuk Asian Games kali ini tuan rumah jadi salah satu pesaing terberat di luar China dan juga Korea,” ujar Veddriq.
Ia berharap seluruh atlet Indonesia mampu memberikan penampilan terbaik dan mengumpulkan sebanyak mungkin medali emas.
Harapan serupa disampaikan atlet bola voli indoor putri, Maradanti Namira Tegariani dan Ersandrina Devega Salsabila. Keduanya menyebut persiapan tim telah berlangsung sejak Mei melalui pemusatan latihan dan sejumlah pertandingan internasional.
Tim bola voli putri Indonesia juga menjalani uji coba ke Korea Selatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan menghadapi persaingan di Asian Games.
“Kalau dari kita sudah persiapan dari bulan Mei. Dari kita ada tryout ke Korea sama ikut pertandingan di luar negeri, internasional gitu,” kata mereka.
Sementara itu, persiapan juga dilakukan tim soft tennis Indonesia. Fernando Sanger, Maria Siti Nur Arasy, Alif Nafia, dan Rizky Zammy telah menjalani training camp Pelatnas selama sekitar enam bulan.
Persiapan tersebut diperkuat dengan program uji coba di Korea Selatan. Tim soft tennis Indonesia mengikuti dua turnamen yang berlangsung di Incheon dan Sunchang.
Fernando Sanger berharap capaian Indonesia pada Asian Games kali ini dapat meningkat dibandingkan edisi sebelumnya. Pada Asian Games di China, tim Indonesia berhasil meraih medali perunggu.
“Harapannya di Asian Games kali ini bisa dapat hasil yang lebih baik lagi,” ujar Fernando.
Persiapan serupa dilakukan para atlet dayung, Stevani Maysche Ibo, Dayumin, Sella Monim, dan Ramla Baharuddin. Mereka mengakui terdapat sejumlah tantangan selama menjalani persiapan, tetapi kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat untuk bertanding.
Dayumin menegaskan, tantangan yang muncul selama persiapan tidak menjadi penghalang bagi para atlet. Mereka tetap menjalankan program latihan dan mempercayakan persiapan kepada tim pelatih.
“Itu tidak menjadi halangan buat kita, karena kita tetap berlatih, dan kita percaya juga kepada pelatih kita dengan program yang dia lakukan itu bisa membawa kita untuk meraih juara,” ujarnya.
Dengan persiapan yang kini memasuki tahap akhir, para atlet Indonesia berharap dukungan masyarakat terus mengalir. Mereka bertekad tampil maksimal, menjunjung sportivitas, serta memberikan prestasi terbaik bagi Merah Putih di Aichi-Nagoya.
Veddriq secara khusus meminta masyarakat Indonesia mendoakan perjuangan seluruh kontingen.
“Untuk seluruh masyarakat Indonesia, mohon doa dan dukungannya untuk para kami atlet yang bertanding, dan juga akan menjadi wakil Indonesia di Asian Games Nagoya-Aichi 2026,” katanya.
Penulis : Set
Editor : Red








