Bupati Ipuk Beri Dukungan kepada Penari Gandrung Sewu Korban Kebakaran Kapal

Rabu, 21 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan dukungan kepada lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung yang menjadi penumpang KMP Batamandi saat kapal tersebut terbakar di perairan sekitar Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026).

Dukungan itu disampaikan Ipuk melalui panggilan video pada Rabu (21/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia memastikan kondisi para penari dan pendamping yang selamat sekaligus memberikan semangat agar mereka tetap menjaga kesehatan setelah mengalami insiden tersebut.

Ipuk juga berharap seluruh rombongan dapat melanjutkan perjalanan dan tiba di Banyuwangi dengan selamat untuk mengikuti pertunjukan Gandrung Sewu 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (24/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat berbincang dengan pendamping penari, Suprianto, Ipuk menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami rombongan tersebut.

“Bagaimana kabar anak-anak semua? Sehat-sehat ya? Saya sangat khawatir kondisi kalian,” ujar Ipuk.

Para penari diketahui melanjutkan perjalanan menuju Banyuwangi menggunakan bus setelah insiden kebakaran kapal. Meski mengalami kejadian tersebut, mereka menyatakan tetap bertekad mengikuti pertunjukan budaya tahunan kebanggaan masyarakat Banyuwangi itu.

Ipuk mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan memfasilitasi kebutuhan para penari selama berada di daerah tersebut, termasuk menyediakan kendaraan penjemputan di terminal bus tempat rombongan tiba. Pemkab juga akan membantu kebutuhan mereka hingga kembali ke daerah asal masing-masing.

“Nanti ada kendaraan dari pemda menjemput kalian di terminal bus terakhir. Pemkab akan memfasilitasi keperluan kalian selama di Banyuwangi. Termasuk juga hingga kalian kembali ke Lampung dan Palembang nantinya,” kata Ipuk.

Ia mengapresiasi keteguhan para penari yang tetap ingin tampil meskipun baru saja mengalami musibah. Menurutnya, semangat tersebut menunjukkan kecintaan mereka terhadap seni dan budaya yang selama ini ditekuni.

“Terima kasih atas semangatnya yang tetap mau berangkat ke Banyuwangi untuk Gandrung Sewu. Kami semua sangat terharu dengan perjuangan dan pengorbanan kalian semua,” ujarnya.

Salah satu penari, Sefita Apriliani, menceritakan bahwa kebakaran kapal membuat rombongan mengalami situasi menegangkan. Mereka sempat merasa sesak sebelum akhirnya dievakuasi menggunakan sekoci.

Selain mengalami kejadian tersebut, para penari juga kehilangan sejumlah perlengkapan untuk pertunjukan, termasuk selendang dan kipas yang berada di dalam kendaraan yang ikut terbakar. Perlengkapan itu sebelumnya merupakan pemberian Bupati Ipuk kepada sanggar mereka.

“Kejadiannya sangat menegangkan, Bu. Kami semua merasa sesak di dalam kapal saat mulai terbakar sebelum akhirnya diangkut sekoci. Kami sangat sedih selendang dan kipas kami ikut terbakar karena di dalam mobil. Itu kan pemberian Bu Ipuk ke sanggar kami beberapa tahun lalu,” tutur Sefita.

Penari lainnya asal Palembang, Valencia, menegaskan bahwa insiden tersebut tidak mengubah keputusan mereka untuk mengikuti pertunjukan.

“Namun, kami bertekad tetap tampil di Gandrung Sewu. Tekad kami sudah bulat, Bu,” katanya.

Gandrung Sewu 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober, pukul 18.30 WIB. Tahun ini, sebanyak 200 dari total 1.300 penari berasal dari luar Banyuwangi. Mereka datang dari sejumlah daerah, di antaranya Palembang, Lampung, Jakarta, Bali, Malang, dan Pasuruan.

Dukungan terhadap para penari juga disampaikan masyarakat Banyuwangi. Warga berharap seluruh rombongan dapat segera pulih dari pengalaman tersebut, tiba dengan selamat, dan tampil maksimal dalam pertunjukan Gandrung Sewu.

“Semoga mereka diberikan kekuatan dan bisa tampil dengan bagus di Gandrung Sewu. Kita semua salut dengan ketegaran mereka,” kata Hujaini, warga Boyolangu.

Penulis : Bi

Editor : Id

Berita Terkait

Kapolresta dan BNNK Sumenep Gelar Razia Narkotika di Kafe dan Pelabuhan Kalianget
Dubes Australia Tertarik Saksikan Blue Fire Kawah Ijen Banyuwangi
70 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan, Pemprov Jatim Targetkan Pembangunan Sumur Bor pada 2027
Bupati Bangkalan Ajak Pelajar dan Masyarakat Budayakan Hidup Bersih Lewat Bangkalan Berse Onggu
Kapolresta Sumenep Ngopi Bareng Warga, Buka Ruang Aspirasi dan Perkuat Komunikasi
Proyek Jembatan Sukamukti Rp31,77 Miliar Disorot, Mutu Kwalitas Pekerjaan dan Pengawasan Dipertanyakan
BELA PURWAKARTA APRESIASI BENNI IRWAN, ABADI DALAM SILATURAHMI
PD-MIOI Purwakarta Sampaikan Selamat kepada Drs. H. Benni Irwan, M.Si., MA atas Penunjukan sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Pembangunan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Bupati Ipuk Beri Dukungan kepada Penari Gandrung Sewu Korban Kebakaran Kapal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Kapolresta dan BNNK Sumenep Gelar Razia Narkotika di Kafe dan Pelabuhan Kalianget

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Dubes Australia Tertarik Saksikan Blue Fire Kawah Ijen Banyuwangi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:38 WIB

70 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan, Pemprov Jatim Targetkan Pembangunan Sumur Bor pada 2027

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Bupati Bangkalan Ajak Pelajar dan Masyarakat Budayakan Hidup Bersih Lewat Bangkalan Berse Onggu

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pemerintahan

Bupati Sumenep Instruksikan ASN Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Selasa, 20 Okt 2026 - 13:37 WIB