Soal Bayi Tertukar di RSUD dr. Moh. Anwar, Polres Sumenep Belum Bisa Memastikan

Selasa, 19 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dugaan bayi tertukar dari pasangan Subroto dan Norma Ningsih di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, Madura Jawa Timur, pihak kepolisian hingga saat ini masih menunggu hasilnya.

Padahal hasil test DNA, kurang lebih dari 1 bulan yang sudah dikirimkan, akan tetapi, pihak Polres Sumenep belum bisa memastikan kapan hasil tersebut akan keluar.

Menyikapi hal tersebut AKP Dhany Rahadian Basuki, Kasat Reskrim Polres Sumenep mengaku, saat ini tim medis Kepolisian masih menunggu hasil pengambilan sampel DNA, dari Pusat Kedokteran Kesehatan (Pusdokkes) di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau nanti hasil uji tesnya keluar, tim pusat nanti memberikan ke dokter Polda (RS Bhayangkara), akan mengabari kepada Polres Sumenep,” ujar Dhany Selasa (19/1/2021).

Saat ditanya soal kapan hasilnya akan keluar, Dhany tidak bisa memastikan, sebab dia mengaku bukan ahli di bidang lab.

“Kita tidak tau di lab lama apa tidak, kan paling cepat 1 bulan mas, kalau saya bilang paling cepat, kan saya tidak bisa menentukan paling lama, saya kan bukan ahli labnya, ahli labnya ada di Jakarta,” katanya.

Menurutnya, hasil uji lab test DNA itu akan disampaikan kepada pihak Polres Sumenep setelah selesai dari RS Bhayangkara Polda Jatim. (fer)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB