HPN 2021, PWI Pamekasan : Jurnalis Harus Tingkatkan Profesionalisme dan Kualitas

Selasa, 9 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Persatuan Wartawan Indonesian (PWI) Pamekasan Abd Aziz

Ketua Persatuan Wartawan Indonesian (PWI) Pamekasan Abd Aziz

PAMEKASAN, detikkota.com – Ketua Persatuan Wartawan Indonesian (PWI) Pamekasan Abd Aziz mengatakan, Hari Pers Nasional (HPN) 2021, selayaknya menjadi refleksi dan evaluasi untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas insan pers.

Peningkatan itu dilakukan dengan cara mengasah kemampuan, baik dalam menulis, maupun mengasah kemampuan lainnya yang menopang kinerja pers.

Aziz mengatakan, penting bagi insan pers untuk menyampaikan informasi dari narasumber yang berkompeten, yakni sesuai dengan bidang dan keahliannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alasannya, saat ini ada beberapa oknum yang mengatasnamakan wartawan, tetapi tidak fokus pada satu bidang pekerjaan, sehingga hal itu juga yang menjadi sorotan dari sejumlah Pengurus PWI di berbagai daerah.

“Misalnya begini, ada wartawan yang juga merangkap sebagai LSM, kegiatannya sendiri dia tulis dan nama penulisnya dia sendiri. Ini, saya kira tidak baik dan secara etika tidak etis,” ujarnya saat diwawancara detikkota.com di kantor PWI Pamekasan, Selasa (9/2/2021)

Aziz mengajak insan pers untuk lebih profesional. Hal itu diharapkan, agar mampu membawa perubahan pemberitaan pemberitaan yang positif.

“LSM bukan dilarang untuk menjadi narasumber, tapi kita harus melihat fokus dan spesifikasi kegiatan yang dilakukan. Yang tidak etis, yaitu apabila tidak sesuai spesifikasinya kemudian mengomentari dan menyoroti hal lain yang bukan bidangnya,” jelasnya.

Selain itu, Aziz juga menekankan pada etika penulisan, salah satunya pada pemberitaan yang terjadi dan melibatkan anak dibawah umur beberapa waktu lalu di Pamekasan.

“Belum lama ini, temen-temen mengevaluasi sejumlah media yang memapangkan dengan jelas nama tersangka yang melibatkan anak dibawah umur. Media sangat menghargai masa depan anak, maka dari itu perlu diciptakan pemberitaan yang ramah anak, apabila ada anak dibawah umur menjadi tersangka, jangan disebutkan nama dan alamat lengkapnya,” tegasnya

“Jika dipersoalkan, maka berpotensi ke arah pidana, baik wartawan itu sendiri, perusahaan medianya, atau narasumber yang merilis kegiatan tersebut. Itu sudah jelas, dilarang oleh undang-undang dan peraturan yang ada di Dewan Pers,” sambungnya

Aziz juga mengatakan, era digitalisasi mengenai munculnya media sosial saat ini, diharapkan agar jangan sampai merubah semangat pers dalam memberitakan informasi yang faktual, aktual dan akuntabel.

Dengan kualitas, konten yang dimiliki, dan orientasinya pada kepentingan publik, media massa itulah kata Aziz yang mempunyai perbedaan dengan media sosial. (Fauzi)

Berita Terkait

DPW GASAK Sukabumi Kota Gelar Road Show DPC, Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi Organisasi
Kerja Sama Media dengan Diskominfo Purwakarta Dinilai Rumit, IWO Minta Sosialisasi Terbuka
Pengajuan Kerja Sama Publikasi Media di Diskominfo Purwakarta Dinilai Rumit dan Berbelit
Sumur Bor Keluarkan Gas Mudah Terbakar di Banyuates Sampang, Polisi Hentikan Pengeboran
Warga Kepulauan Tertahan Akibat Cuaca Ekstrem, Baznas Sumenep Langsung Salurkan Logistik
Bupati Pamekasan Apresiasi Gerak Cepat Polres Ungkap Kasus Jambret Maut di Pegantenan
Dari Lapas untuk Ketahanan Pangan, Panen Semangka Libatkan Warga Binaan Banyuwangi
Polres Sumenep Gelar Sidang BP4R sebagai Bekal Anggota Jelang Pernikahan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:53 WIB

DPW GASAK Sukabumi Kota Gelar Road Show DPC, Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:05 WIB

Kerja Sama Media dengan Diskominfo Purwakarta Dinilai Rumit, IWO Minta Sosialisasi Terbuka

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:42 WIB

Pengajuan Kerja Sama Publikasi Media di Diskominfo Purwakarta Dinilai Rumit dan Berbelit

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:27 WIB

Sumur Bor Keluarkan Gas Mudah Terbakar di Banyuates Sampang, Polisi Hentikan Pengeboran

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:36 WIB

Warga Kepulauan Tertahan Akibat Cuaca Ekstrem, Baznas Sumenep Langsung Salurkan Logistik

Berita Terbaru