Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD, Rendra Masdrajad Safaat pada suatu acara beberapa waktu lalu. (ist).

Anggota DPRD, Rendra Masdrajad Safaat pada suatu acara beberapa waktu lalu. (ist).

MALANG, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memperkuat upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara. Dalam regulasi tersebut, penyebaran budaya LGBTQ dimasukkan sebagai salah satu bentuk ancaman nonmiliter.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) telah diinstruksikan untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat. Langkah itu dinilai penting mengingat Kota Malang merupakan kota pendidikan sekaligus destinasi pariwisata yang memiliki mobilitas masyarakat cukup tinggi.

“Terkait itu memang saya minta ada sosialisasi karena Kota Malang adalah kota pendidikan dan kota pariwisata. Tentu hal-hal seperti itu juga bisa terjadi di Kota Malang,” ujar Wahyu, Selasa (7/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain sosialisasi, Pemkot Malang juga akan melibatkan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait aspek kesehatan dan sosial.

Langkah tersebut mendapat dukungan dari Anggota DPRD Kota Malang, Rendra Masdrajad Safaat. Menurutnya, edukasi sejak dini diperlukan agar generasi muda memiliki pemahaman yang baik mengenai nilai-nilai agama, norma sosial, dan budaya.

“Saya mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Malang dalam memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Pencegahan harus dilakukan sejak dini agar generasi muda memiliki pemahaman yang benar dan tidak mudah terpengaruh,” kata Rendra.

Politikus PKS itu menilai upaya membangun karakter generasi muda tidak dapat dibebankan kepada pemerintah semata. Menurutnya, keluarga, sekolah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan lingkungan sekitar juga memiliki peran penting dalam menanamkan nilai moral.

“Penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai moral harus terus dilakukan sebagai benteng utama dalam membangun generasi yang berakhlak dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Rendra berharap program edukasi yang disiapkan Pemkot Malang dapat dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Saya berharap langkah ini dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Kita harus bersama-sama membangun lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi penerus Kota Malang,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Sumber Berita: SurabayaPost.id

Berita Terkait

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Kapolresta Sumenep Perkuat Pengabdian dan Sinergi
Bupati Fauzi Dorong Kabupaten Kepulauan, Sebut Aspirasi Warga Sudah Berlangsung Lama

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI

Berita Terbaru