Karena Kesal dengan Suami, Seorang Istri di Batu Bara Bakar Rumah

Selasa, 2 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka yang berhasil diamankan Polres Batu bara

Tersangka yang berhasil diamankan Polres Batu bara

BATU BARA, detikkota.com – Istri yang tak bisa hidup susah, ahirnya semangkin susah dengan mendekam di penjara, Senin (1/3/2021).

Sempat menghebohkan Kota Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara dengan terbakarnya tiga rumah dan mengkhawatirkan seluruh pemukiman pesisir pantai Tanjung Tiram yang hampir berjumlah ribuan penduduk rumah semi permanen dan rumah kayu pada Selasa malam dua pekan lalu.

Fitri (34) warga Desa Boga, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu bara, sangat kesal dengan suami nya yang tidak bisa memenuhi kebutuhannya membakar rumahnya sehingga sempat menghanguskan tiga rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan warga dan tetangga tersangka (Fitri) Sang istri kerap sekali memarahi suami saat pulang kerumah dan meminta cerai karena tidak mencukupi kebutuhan rumahtangganya, sehingga sering sekali meminta rumah untuk di jual agar bisa di bagi atas warisan gono-gini.

Namun sang suami tidak pernah mau memenuhi harapan sang istri tersebut. Karena kesal dengan jawaban sang suami yang tidak mau menceraikannya disebabkan takmau anak anak menjadi korban, Fitri yang suda dirasuki iblis membakar rumahnya.

Keterangan yang di himpun dalam Investigasi dua pekan lalu saat kejadian kebakaran di Desa Boga Tanjung Tiram Salah seorang warga (Fs) mengatakan sempat 2 kali Fitri membakar rumahnya.

“Yang pertama pada sore hari, Fitri membakar garden rumah nya namun di ketahui suami nya hingga niatnya gagal, padahal kalau saja sempat rumahnya terbakar saat itu angin bertiup sangat kencang, sudah bisa di pastikan akan bisa membakar seluruh rumah yang ada di Desa ini karena rumah nelayan kebanyakan terbuat dari kayu,” ungkapnya.

Kedua kalinya Fitri melakukan aksi pembakan rumah nya pada pukul 19.00 Wib dengan membakar kasur tidurnya Hinga terjadi jebakan besar yang menyebabkan hangus nya 2 rumah.

“Satu rumah sengaja kami hancurkan karena untuk menghabat api menjalar kerumah warga lain disini, tenyata kami masih dilindungi yang maha kuasa sebab angin pada malam itu tidak bertiup kencang dan kami warga Boga seluruhnya bergotongroyong memadam kan apai,” ungkapnya.

Sementara dalam keterangan Press Release pada Senin (1/3/2021) Fitri mengakui perbuatanya dan sama sekali tidak menyesali dengan apa yang telah dilakukannya.

“Saya tidak menyesal telah melakukanya,” ucap dalam keadaan normal Fitri dengan gampang menjawab pertanyaan awak media. (Boim)

Berita Terkait

Jelang Muktamar ke-35 NU, Puluhan Posko Kesehatan Disiagakan 24 Jam
Para Kiai Sepuh Serukan Muktamirin Jaga Marwah NU dan Hindari Intervensi
Kapolresta Sumenep Pimpin Sertijab, 10 Pejabat Baru Resmi Tempati Posisi Strategis
Sambutan Warga Iringi Kunjungan Presiden Prabowo ke Jembrana, Bali
Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan
Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Jelang Muktamar ke-35 NU, Puluhan Posko Kesehatan Disiagakan 24 Jam

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Para Kiai Sepuh Serukan Muktamirin Jaga Marwah NU dan Hindari Intervensi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kapolresta Sumenep Pimpin Sertijab, 10 Pejabat Baru Resmi Tempati Posisi Strategis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:53 WIB

Sambutan Warga Iringi Kunjungan Presiden Prabowo ke Jembrana, Bali

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan

Berita Terbaru