Proyek Siluman Diduga Gunakan Material Bekas

Rabu, 28 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Pekerjaan proyek pembangunan saluran drainase di wilayah Desa Sumbersari, Kecamatan Srono menjadi sorotan warga setempat.

Pasalnya, Pekerjaan proyek yang sudah berjalan hampir dua minggu tersebut tidak disertai papan nama proyek, bahkan material yang di gunakan diduga menggunakan material bekas.

“Proyek yang dikerjakan tanpa menggunakan papan nama, bahkan material juga menggunakan material bekas, itu indikasinya sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar anggaran dan sumber anggaran,” tegas Herman warga setempat. Rabu, (28/4/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, di mana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek. Papan itu memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

“Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan,” ungkap herman .

Pekerja lapangan yang berada di lokasi saat ditemui mengaku tidak tahu – menahu soal proyek tersebut.

“Memang mas material yang di gunakan adalah material bekas, kami hanya diperintahkan untuk kerja saja. Kami hanya di bayar upah harian Rp 100.000 saja ” ucap salah para pekerja.

Sementara Danang Hartanto, Kepala Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman Banyuwangi, mengatakan, gak boleh mas semennya kalau lama kan keras.

“Nanti saya cek ya,” katanya melalui sambungan Whatsapnya. Rabu, (28/4/2021).

Namun sayang hingga berita ini di tulis pihak Cv/kontraktor yang berlokasi di Desa Sumbersari tersebut belum bisa dikonfirmasi.

Seperti diketahui Proyek pekerjaan saluran drainase ini diduga pihak Kontraktor mengunakan matreal/ batu yang lama. Selain menggunakan matreal lama, dilokasi proyek tersebut juga tidak dipasang papan nama. (hr)

Berita Terkait

Dugaan Transaksi Lapak Pasar Ganding Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Desak Transparansi Total
Silaturahim ke PWNU Jatim, LKKNU Sumenep Perkuat Arah Program Kerja
Wapres Gibran Tinjau Pasar Banyuwangi, Apresiasi Konsep Modern Bernuansa Osing
PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher
Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan
PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:33 WIB

Dugaan Transaksi Lapak Pasar Ganding Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Desak Transparansi Total

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:19 WIB

Silaturahim ke PWNU Jatim, LKKNU Sumenep Perkuat Arah Program Kerja

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:56 WIB

Wapres Gibran Tinjau Pasar Banyuwangi, Apresiasi Konsep Modern Bernuansa Osing

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:27 WIB

PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:42 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher

Berita Terbaru