Hampir Berjalan Setengah Tahun, Tak Satupun Program DLH Sumenep Terlaksana

Kamis, 3 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala DLH Sumenep, Ernawan Utomo

Plt Kepala DLH Sumenep, Ernawan Utomo

SUMENEP, detikkota.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep, sudah ditetapkan sekitar akhir tahun 2020 lalu. Namun hingga kini belum ada satu pun program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang terealisasi. Terutama di sektor pembangunan Kamis (3/6/2021).

Hal itu tentu bertentangan dengan semangat dan harapan Bupati Sumenep yang ingin ‘ngegas’ terutama dalam sektor pembangunan.

Padahal keinginan bupati dan wakil bupati Sumenep ini, menginginkan adanya percepatan pembangunan, APBD yang ditetapkan akhir tahun 2020 lalu. Dengan harapan, awal tahun 2021, pembangunan sudah jalan atau sudah terealisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun program DLH Sumenep masih berkutat pada surat penandatanganan kontrak Surat Perintah Kerja (SPK). Menurut Plt Kepala DLH Sumenep, Ernawan Utomo, mengatakan belum ada program yang jalan, semua masih dalam tahap proses penandatanganan SPK.

Untuk diketahui, DLH Sumenep digerojok dana total senilai Rp 4,9 miliar. Dari total anggaran itu belum terserap 50 persen. Padahal, dalam program tersebut tidak ada kendala.

“Tidak ada kendala kok, itu tergantung anggaran kas. Anggaran kasnya baru di semester dua ini,” ujar Ernawan Utomo (3/6).

Pihaknya merencanakan dua progam ruang terbuka hijau. Yakni penanaman untuk calon tingkat kota Kabupaten Sumenep, dan vertikal garden di jembatan Saronggi, kedua program itu masih dalam proses penandatanganan SPK.

“Masih belum berjalan, kalau untuk rutinitas pengelolaan sampah masih tetap,” ucapnya

Saat ini, serapan anggaran untuk DLH Sumenep baru terealisasi 34,71 persen. Untuk retribusi pendapatan 40,19 persen. “Jadi anggaran yg terserap seperti untuk pemeliharaan taman-taman dan pengangkutan sampah. Itu kan jalan terus,” Pungkasnya. (Fer)

Berita Terkait

Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan
Hilang Sejak Dilaporkan, Nur Faidah Masih Dalam Pencarian
Dandim 0827/Sumenep Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Gantung di Dua Desa
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah
Antisipasi Kelangkaan, Probolinggo Perkuat Stok LPG Hingga H+6 Lebaran
Pemkab Lumajang Pastikan Stok LPG 3 Kg Aman Selama Idulfitri
Bupati Pasuruan Sidak Wisata Banyubiru, Dorong Pengembangan dan Peningkatan Kunjungan
Pejuang Kebersihan di Hari Raya, Demi Purwakarta Tetap Bersih Istimewa

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:44 WIB

Hilang Sejak Dilaporkan, Nur Faidah Masih Dalam Pencarian

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:51 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:44 WIB

Antisipasi Kelangkaan, Probolinggo Perkuat Stok LPG Hingga H+6 Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:42 WIB

Pemkab Lumajang Pastikan Stok LPG 3 Kg Aman Selama Idulfitri

Berita Terbaru

Poster orang hilang yang dirilis Humas Polres Sumenep terkait pencarian Nur Faidah, warga Desa Parsanga, Kabupaten Sumenep.

Daerah

Hilang Sejak Dilaporkan, Nur Faidah Masih Dalam Pencarian

Rabu, 25 Mar 2026 - 12:44 WIB