Video Pejabat Purwakarta Berjoget Jadi Sorotan, Warga Nilai Kurang Peka terhadap Kondisi Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Purwakarta saat menghadiri sebuah acara yang belakangan menjadi sorotan publik setelah video suasana hiburan tersebar di media sosial.

Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Purwakarta saat menghadiri sebuah acara yang belakangan menjadi sorotan publik setelah video suasana hiburan tersebar di media sosial.

PURWAKARTA, detikkota.com – Sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta menjadi sorotan publik setelah video yang memperlihatkan mereka berjoget dalam sebuah acara beredar luas di media sosial, Senin (18/5/2026).

Dalam video tersebut, beberapa pejabat tampak menikmati hiburan dan berjoget bersama usai kegiatan resmi berlangsung. Momen itu kemudian memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Sorotan publik tertuju kepada Kepala BKAD Purwakarta, Nina Herlina, yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda), serta Sekda definitif Purwakarta, Sri Jaya Migdan. Selain keduanya, sejumlah pejabat lain juga terlihat hadir dan mengikuti suasana hiburan dalam acara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ramainya perbincangan di tengah masyarakat dipicu oleh anggapan bahwa para pejabat dinilai kurang menunjukkan empati terhadap kondisi ekonomi warga yang masih menghadapi berbagai kesulitan. Warga menilai angka pengangguran masih tinggi, harga kebutuhan pokok terus meningkat, dan banyak masyarakat yang masih berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah seorang warga Purwakarta, Ronal, menilai para pejabat seharusnya lebih berhati-hati dalam menunjukkan sikap di ruang publik, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

“Seharusnya para pejabat itu bisa lebih menahan diri. Jangan terlalu mempertontonkan kegembiraan di saat masyarakat sedang susah. Hari ini banyak pengangguran di mana-mana, ekonomi juga belum baik-baik saja,” ujar Ronal.

Ia menambahkan, masyarakat berharap para pemimpin daerah lebih fokus memikirkan langkah konkret dalam membantu pemulihan kondisi ekonomi warga.

“Bukannya fokus memikirkan bagaimana memulihkan kondisi masyarakat, ini malah terlihat berpesta pora,” tambahnya.

Ronal juga menyebut terdapat perbedaan kondisi antara pejabat dan masyarakat kecil yang masih harus berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Pejabat mungkin tidak terlalu khawatir karena memiliki gaji dan tunjangan. Sementara masyarakat kecil masih harus memikirkan bagaimana mencari uang untuk membeli kebutuhan pokok dan biaya sekolah anak,” katanya.

Meski demikian, sebagian masyarakat menilai kegiatan tersebut merupakan hiburan biasa setelah agenda resmi selesai. Namun, tidak sedikit pula yang berharap para pejabat lebih bijak dalam menjaga citra dan sensitivitas sosial di hadapan publik.

Penulis : Nl

Editor : Nl/Red

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru