DPP GAMKI: IPW Harus Objektif Melihat Persoalan Papua Hari Ini

Selasa, 8 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAPUA, detikkota.com – Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane beberapa hari yang lalu mengatakan Papua adalah bagian kecil Indonesia. Neta mengeritik kinerja Baintelkam Polri yang hanya fokus kepada persoalan Papua saja.

Merespon pernyataan Ketua IPW, Wakil Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) Yanuserius Zega menyampaikan bahwa Papua adalah bagian dari bangsa Indonesia yang selama puluhan tahun masyarakatnya, khususnya orang-orang asli Papua, telah mengalami kekerasan, diskriminasi, dan ketidakadilan.

“Papua adalah bagian dari bangsa Indonesia yang selama puluhan tahun, masyarakatnya, terkhusus orang-orang asli Papua, telah mengalami kekerasan, diskriminasi, dan ketidakadilan,” tegas Yanser akrab disapa, Selasa, (8/6/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dimintai keterangan melalui WhatsApp pribadi, Yanser melihat saat ini masih ada ribuan pengungsi yang belum kembali ke rumah karena konflik kekerasan yang terjadi di daerah mereka. Luka dan sakit yang dirasakan masyarakat di Tanah Papua, adalah juga luka dan sakit yang dirasakan oleh seluruh bangsa Indonesia.

“Kita sebagai bangsa Indonesia yang memiliki pemahaman wawasan nusantara, ketika satu daerah tersakiti, maka daerah lain juga tersakiti. Maka hal itu tidak bisa lepas dari rasa sakit yang dirasakan oleh teman-teman di Papua. Oleh sebab itu kita harus bisa melihat persoalan ini secara objektif, dan pemerintah harus fokus terkait persoalan Papua ini. Itulah salah satunya bagian yang dilakukan oleh Baintelkam,” tutup Yanser. (red)

Berita Terkait

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi
Presiden Prabowo Dorong Percepatan Program Waste to Energy di Kota Besar
Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, 24 Maret 2026, Cek Pergerakannya
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah
Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Idul Fitri dan Apresiasi Pemulihan Banjir Aceh Tamiang

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:08 WIB

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:39 WIB

Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:13 WIB

Presiden Prabowo Dorong Percepatan Program Waste to Energy di Kota Besar

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan

Berita Terbaru

Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan BBM yang mewajibkan ASN menggunakan transportasi non-BBM setiap hari Jumat.

Pemerintahan

Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat

Sabtu, 28 Mar 2026 - 12:44 WIB