Kapolsek Masalembu Dianggap Berlebihan dan Kurang Humanis Melakukakan Pembubaran

Sabtu, 7 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu menganggap tindakan pembubaran acara pernikahan salah seorang warganya oleh Kapolsek Masalembu, bersama tim Satgas Covid-19, sebagai sesuatu yang berlebihan.

Pasalnya, dalam acara pernikahan tersebut, tuan rumah hanya melakukan kegiatan pernikahan secara sederhana hanya dihadiri keluarga terdekat dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

Diceritakan Sekertaris Desa Sukajeruk (Sekdes) Ahmad Sholeh, Kapolsek Masalembu IPTU Sujarwo bersama tim Satgas mendatangi keluarga mempelai pada H-1 kegiatan Kamis 05 Agustus 2021 dan meminta agar pernikahan dibatalkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak keluarga dibantu Kepala Desa Sukajeruk Sapuri terlebih dahulu sudah mempersilahkan Kapolsek bersama tim Satgas untuk duduk. Keluarga juga menjelaskan bahwa acara yang akan digelar tidak akan mengundang banyak orang dan tetap mematuhi Prokes.

Namun, penjelasan pihak keluarga tidak diterima oleh Polsek dan tim Satgas, sehingga terjadi adu mulut antara kedua belah pihak.

Padahal kata Sekdes, merujuk kepada data Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Sumenep saat ini masuk kedalam wilayah Level 4 penerapan PPKM, bersama dua kabupaten lain di Pulau Madura yakni Sampang dan Pamekasan.

Setiap daerah yang berada pada level 4 diperbolehkan menggelar pernikahan dengan syarat maksimal 20 tamu dan tidak makan ditempat, termasuk juga kegiatan ibadah.

“Itu tindakan berlebihan, karena kegiatan pernikahan yang akan dilaksanakan tidak mengundang keramaian hanya keluarga terdekat, pembacaan barzanji dan tidak ada hiburan,” katanya lewat saluran telfon. Sabtu (7/8/2021).

Kejadian itu menurut Achmad Sholeh menjadi bukti lemahnya kordinasi Polsek Masalembu, tim Satgas Covod-19 Kecamatan Masalembu kepada Pemdes setempat. Ia juga meminta Polsek untuk melakukan pendekatan yang lebih humanis didalam melakukan komunikasi dan penindakan kepada masyarakat.

“Perbaiki lah kordinasinya dengan Pemerintah Desa (Pemdes) yang ada di Kecamatan Masalembu,” pintanya.

Dikonfirmasi terkait pernyataan Kapolsek IPTU Sujarwo di salah satu media pemberitaan, yang mengaku dihardik oleh Kepala Desa Sukajeruk. Achmad Sholeh menyampaikan bahwa hal itu merupakan respon terhadap tindakan berlebihan pihak Polsek.

Selain itu respon Kepala Desa merupakan  tindakan akumulatif dari carut marutnya penanganan Covid-19 Satgas Covid-19, dimana pada beberapa waktu lalu ketika terdapat warga yang meninggal akibat Covid-19, tidak satupun pihak kepolisian dan tim Satgas Covid-19 yang datang untuk mengurus jenazah.

Akibatnya, Kepala Desa Sukajeruk swadaya dengan APD seadanya bersama warga yang mengurusnya.

“Kemana pihak Polsek dan Satgas Covid-19, saat ada warga meninggal karena Covid-19 dan membutuhkan penganan,” pungkasnya. (md)

Berita Terkait

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan
Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:59 WIB

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi

Berita Terbaru