Sering Dikeluhkan, Fraksi PDIP Sumenep Minta Kapolres Evaluasi Kapolsek Masalembu

Senin, 9 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep H Zainal Arifin

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep H Zainal Arifin

SUMENEP, detikkota.com – Banyaknya pemberitaan beredar dalam kurun waktu dua hari terakhir, yang berisi keluhan masyarakat dan Pemerintah Desa yang ada di Kecamatan Masalembu, terhadap kepemimpinan Kapolsek IPTU Sujarwo, direspon oleh Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep.

Sebagai kepanjangan tangan rakyat Ketua Fraksi PDI Perjuangan Sumenep H. Zainal Arifin meminta Kapolres AKBP Rahman Wijaya, sebagai pemegang tampuk kepemimpinan tertinggi institusi kepolisian wilayah Kabupaten Sumenep, untuk segera melakukan langkah evaluasi terhadap kinerja bawahannya tersebut.

“Secepatnya harus dilakukan evaluasi oleh Kapolres (AKBP Rahman Wijaya, red),” kata H. Zainal Arifin. Senin (9/8/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zainal Arifin mengingatkan, jika keluhan masyarakat tidak segera ditangkap oleh kepolisian, akan berimbas terhadap ketidak percayaan publik terhadap institusi penegak hukum tersebut.

“Jangan hanya karena satu orang anggota, membuat masyarakat tidak percaya lagi terhadap kepolisian,” ingatnya.

Lebih jauh, akan menghambat kerja-kerja  kepolisian saat melakukan fungsi dan tanggung jawab didalam mengayomi masyarakat di wilayah kerja Kecamatan Masalembu.

Sebab, keluhan atas kepemimpinan IPTU Sujarwo yang beredar di media massa, tidak hanya datang dari masyarakat akan tetapi dari pemerintah desa. Hal ini membuktikan lemahnya kordinasi Kapolsek Masalembu, terhadap mitra kerjanya. Tentu situasi diatas sangat tidak kondusif, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19, seperti sekarang ini dimana dibutuhkan kerjasama antar lembaga.

Belum lagi soal kabar keluhan absennya Kapolsek IPTU Sujarwo dalam penangan pandemi, ketika terdapat warga yang di Kecamatan Masalembu akibat terpapar Covid-19. Ini berbanding dengan visi Kapolres Sumenep sebagai bagian garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid-19 sesuai instruksi Pemerintah Pusat.

“Ini kemudian tidak tegak lurus dengan upaya pemerintah dalam hal penanganan Covid-19, supaya tidak menjadi bola salju harus segera dilakukan langkah-langkah evaluasi,” tegasnya. (Md)

Berita Terkait

Penerimaan Polri 2026 Resmi Dibuka, Kesempatan Jadi Bhayangkara Hingga 30 Maret
SMA NU Sumenep Gelar Tahsinul Qira’ah Metode Tartila bil Qolam dalam Program Pondok Ramadan
Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying
Wakapolres Sumenep Cek Senpi Anggota untuk Tingkatkan Pengawasan dan Disiplin
Menko Pangan Tanggapi Keluhan Petani Garam, Pemerintah Siapkan Stabilitas Harga
Polres Sumenep Umumkan Pencarian Orang Hilang, Yadan Nabila Dilaporkan Tak Diketahui Keberadaannya
Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Produksi Garam di Sampang, Dorong Indonesia Bebas Impor
Bupati Pasuruan dan Kapolda Jatim Ikuti Penanaman Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:38 WIB

Penerimaan Polri 2026 Resmi Dibuka, Kesempatan Jadi Bhayangkara Hingga 30 Maret

Senin, 9 Maret 2026 - 16:41 WIB

Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

Senin, 9 Maret 2026 - 10:03 WIB

Wakapolres Sumenep Cek Senpi Anggota untuk Tingkatkan Pengawasan dan Disiplin

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:40 WIB

Menko Pangan Tanggapi Keluhan Petani Garam, Pemerintah Siapkan Stabilitas Harga

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:37 WIB

Polres Sumenep Umumkan Pencarian Orang Hilang, Yadan Nabila Dilaporkan Tak Diketahui Keberadaannya

Berita Terbaru