AirNav Pasang Sistem Navigasi Modern di Bandara Banyuwangi untuk Tingkatkan Keselamatan Penerbangan

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Upaya meningkatkan keselamatan dan pelayanan penerbangan di Bandara Banyuwangi terus dilakukan. Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia) akan memasang dua sistem navigasi modern, yaitu Instrument Landing System (ILS) dan Doppler Very High Frequency Omni-directional Range (DVOR).

Kedua sistem tersebut berfungsi membantu pesawat mendarat dengan presisi di tengah landasan pacu, terutama pada kondisi jarak pandang terbatas atau cuaca buruk.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik rencana tersebut dan menilai pemasangan sistem navigasi modern akan berdampak positif terhadap pengembangan Bandara Banyuwangi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan adanya sistem ini, pelayanan penerbangan akan meningkat dan diharapkan semakin banyak maskapai yang tertarik membuka rute baru ke Banyuwangi,” ujar Ipuk, Senin (10/11/2025).

Sebelumnya, Ipuk telah bertemu dengan Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avrianto Suratno di Pendopo Banyuwangi, Kamis (6/11/2025), untuk membahas rencana tersebut.

Avrianto menjelaskan, pemasangan sistem ILS dan DVOR merupakan bagian dari peningkatan layanan navigasi penerbangan nasional.

“Perangkat ini akan memaksimalkan keselamatan penerbangan. Dengan sistem tersebut, kemungkinan gagal mendarat sangat kecil, bahkan saat kondisi cuaca kurang baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, DVOR berfungsi membantu menuntun pesawat menuju arah bandara dengan lebih akurat.

Sementara itu, Manager Fasilitas Teknik AirNav Cabang Surabaya, An Naufal, menyebut terdapat tiga komponen utama dalam sistem ILS, yaitu Localizer, Glide Path, dan Middle Mark. Localizer berfungsi memberi informasi posisi tengah landasan, Glide Path menentukan sudut pendaratan sebesar tiga derajat, sedangkan Middle Mark membantu mengukur jarak pesawat dari landasan.

“Dengan sistem navigasi modern ini, Bandara Banyuwangi akan semakin kompetitif dan menarik bagi maskapai penerbangan,” ujar Naufal.

Selain meningkatkan keselamatan dan efisiensi penerbangan, pemasangan sistem ini juga akan mendukung kegiatan pembelajaran dan pelatihan di dua sekolah pilot yang ada di Banyuwangi, yakni Akademi Penerbang Indonesia (API) dan Bali International Flight Academy (BIFA).

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Warga Raas Lepas Camat Subiyakto dengan Haru, Apresiasi Pengabdian Selama Menjabat
Baznas Sumenep Jangkau Pulau Terluar, Salurkan Bantuan RTLH untuk Dua Warga Pagerungan Kecil
Petani Kepulauan Butuh Pupuk, DPRD Sumenep Dorong Percepatan Penyaluran
Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan
Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan
Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:04 WIB

Warga Raas Lepas Camat Subiyakto dengan Haru, Apresiasi Pengabdian Selama Menjabat

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:06 WIB

Baznas Sumenep Jangkau Pulau Terluar, Salurkan Bantuan RTLH untuk Dua Warga Pagerungan Kecil

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:53 WIB

Petani Kepulauan Butuh Pupuk, DPRD Sumenep Dorong Percepatan Penyaluran

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:11 WIB

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:07 WIB

Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan

Berita Terbaru