PURWAKARTA, detikkota.com — Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp194.502.700 melalui APBD Tahun Anggaran 2026 untuk rehabilitasi dan pemeliharaan Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Bale Madukara Purwakarta.
Program rehabilitasi tersebut menjadi perhatian masyarakat karena gedung yang berada di kawasan strategis pusat kota itu dinilai perlu mendapatkan pembenahan agar tetap nyaman, rapi, dan representatif sebagai pusat pelayanan publik.
Selain perawatan bangunan utama, pekerjaan rehabilitasi juga mencakup perbaikan area parkir yang mulai mengalami kerusakan di sejumlah titik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi cat bangunan yang mulai memudar dan tampak kusam disebut menjadi salah satu alasan dilakukan penataan ulang guna menjaga estetika kawasan pelayanan publik tersebut.
Salah seorang warga Purwakarta, Ronal, menilai rehabilitasi gedung MPP Bale Madukara merupakan langkah yang tepat mengingat lokasi gedung berada di pusat aktivitas pelayanan masyarakat.
Menurutnya, fasilitas pelayanan publik seharusnya tetap terjaga kebersihan dan kenyamanannya agar masyarakat merasa nyaman saat mengurus administrasi.
“Gedung itu berada di titik strategis Purwakarta, jadi memang perlu terlihat rapi dan terurus,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Ia juga menilai pembenahan fasilitas publik menjadi bagian dari upaya menjaga wajah Kota Purwakarta agar tetap tertata dan nyaman dipandang.
Masyarakat berharap proses rehabilitasi dapat berjalan maksimal sesuai perencanaan sehingga memberikan manfaat dari sisi pelayanan maupun penataan kawasan pusat kota.
Apresiasi juga disampaikan kepada pemerintah daerah yang dinilai terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pembenahan sarana dan prasarana pemerintahan.
Dalam pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Bale Madukara Purwakarta, aspek keselamatan kerja menjadi perhatian utama.
Para pekerja yang melakukan aktivitas di area bangunan dengan ketinggian cukup tinggi diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap guna menghindari risiko kecelakaan kerja.
Penggunaan APD seperti helm proyek, rompi keselamatan, sepatu safety, sarung tangan, hingga safety harness sangat penting diterapkan, terutama bagi pekerja yang melakukan pengecatan dan perbaikan di bagian atas gedung.
Keselamatan kerja bukan hanya menjadi aturan dalam proyek konstruksi, tetapi juga bentuk tanggung jawab terhadap para pekerja agar dapat menjalankan tugas dengan aman dan nyaman.
“Keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai pekerjaan rehabilitasi mengabaikan standar keamanan, apalagi pekerjaan dilakukan di ketinggian,” ujar salah satu warga sekitar.
Selain menjaga keselamatan, penerapan standar APD juga dinilai mencerminkan profesionalisme pelaksana proyek dalam menjalankan pekerjaan sesuai prosedur dan ketentuan keselamatan kerja.
Masyarakat berharap seluruh proses rehabilitasi MPP Bale Madukara berjalan lancar, aman, serta memberikan hasil yang maksimal bagi pelayanan publik di Kabupaten Purwakarta.
Penulis : Nl
Editor : Id







