Anak Dibawah Umur Diperkosa 3 Pria Hingga Hamil, Orang Tua Korban Lapor Polres Sumenep

Selasa, 8 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Sumenep. Kali ini korban bernama UW asal Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

UW yang masih berumur 16 tahun ini bersama kedua orang tuanya melaporkan kasus dugaan pemerkosaan tersebut ke Polres Sumenep, dengan didampingi salah satu Lembaga Bantuan Hukum Cinta Keadilan Semesta (LBH-CKS) Sumenep.

Nasib yang menimpa UW, berawal dari hubungan asmara dengan pacarnya yang bernama IR (pelaku) asal Kecamatan Dasuk, saat mengajak kerumahnya. Setiba dirumahnya, mereka melakukan hubungan badan di kamarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Usai melakukan hubungan badan, kemudian IR memanggil dua kawannya ke rumahnya, setiba di rumahnya IR membagi pacarnya kepada dua kawannya tersebut untuk melakukan hubungan badan secara bergantian,” papar Agus Herman, Kabiro LBH-CKS Sumenep, Selasa (8/12/2020).

Namun, lanjut Agus, UW tidak mau, tapi dua kawan IR tersebut masih tetap memaksa untuk memuaskan nafsu bejatnya yang sudah tidak dapat ditahan. Sehingga, dengan segala ancaman dari kedua kawan IR akhirnya UW terpaksa melakukan hubungan badan secara bergiliran.

“Apa yang telah terjadi pada UW, ia takut untuk ngomong kepada orang tuanya,” paparnya.

Sehingga kemudian, kata Agus, kejadian tersebut diketahui sendiri oleh orang tuanya, dikarenakan UW mengalami banyak perubahan pada fisiknya, ketika di cek UW ternyata hamil, akibat perlakuan bejat IR dan dua kawannya.

“Saat ini sudah laporan, dan petunjuk dari PPA, untuk melakukan tes Ultrasonografi (USG). Dilanjutkan LP itu pada hari Kamis,” pungkasnya. (Md)

Berita Terkait

Penertiban Kendaraan Digelar, Satlantas Polres Sumenep Utamakan Edukasi Humanis
Kapolres Sumenep Pimpin Rakor Pengendalian BBM dan Bahan Pokok
Marwah Satpol PP Dipertanyakan, Teguran dari Pihak Tak Berwenang Jadi Sorotan
Peringatan Hari Kartini 2026, Muslimah Didorong Berkarya Tanpa Tinggalkan Nilai Keislaman
Fashion Show Batik Lokal Meriahkan Harjakapro ke-280 di Probolinggo
Warga Kangean Dikejutkan Temuan Benda Asing, Diduga Torpedo
Tegas Sekjen BIDIK, Siap Kawal Ketat Program HDDAP DKPP Sumenep, Tolak Pola Asal Cair
BMKG Peringatkan Potensi Kemarau Panjang di Madura akibat El Niño

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:35 WIB

Penertiban Kendaraan Digelar, Satlantas Polres Sumenep Utamakan Edukasi Humanis

Selasa, 21 April 2026 - 13:20 WIB

Kapolres Sumenep Pimpin Rakor Pengendalian BBM dan Bahan Pokok

Selasa, 21 April 2026 - 10:54 WIB

Marwah Satpol PP Dipertanyakan, Teguran dari Pihak Tak Berwenang Jadi Sorotan

Selasa, 21 April 2026 - 09:20 WIB

Peringatan Hari Kartini 2026, Muslimah Didorong Berkarya Tanpa Tinggalkan Nilai Keislaman

Selasa, 21 April 2026 - 09:13 WIB

Fashion Show Batik Lokal Meriahkan Harjakapro ke-280 di Probolinggo

Berita Terbaru