Banyak Perubahan, DPMD Sumenep Gelar Workshop Monitoring dan Evaluasi Penyaluran dan Penggunaan DD

Kamis, 3 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Workshop, Monitoring Dan Evaluasi Penyaluran Dan Penggunaan Dana Desa (DD), di Pendopo Agung Keraton Sumenep, di fasilitasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Kamis (3/12/2020).

Kegiatan tersebut dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Jatim Timur, menghadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, sebagian Kepala Desa, pendamping Desa dan pendamping tenaga ahli di Kabupaten Sumenep.

“Narasumbernya dari DPKP, dari DPR RI dan dari Kemendagri, ini terkait pengelolaan keuangan Desa,” kata Moh Ramli, Kepala DPMD Sumenep, usai kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ramli juga menyampaikan, bahwa DD sampai saat ini telah bergulir di tahun keenam. Akan tetapi pada Tahun 2020, mengalami dinamika regulasi yang cukup menyita energi kepada para pelaku pengelola keuangan Desa.

Dengan demikian, dibutuhkan keseriusan, lebih khusus dimasa pandemi Covid-19. Selain itu dibutuhkan kepatuhan terhadap aturan yang sudah ada.

“Dimasa ini banyak perubahan, konsekuensinya di tingkat Desa harus ada perubahan APBDes,” paparnya.

Menurutnya, dengan banyaknya perubahan tentunya segala bentuk administrasi harus dapat di pertanggung jawabkan. Tidak kalah penting pelaksanaan itu harus bersentuhan langsung dengan masyarakat, lebih utama dalam penanganan dimasa pandemi.

Semantara itu, dia berharap, agar deadline yang diberikan hingga tanggal 14 Desember selesai, dalam mengajukan laporan realisasi DD, sebab masih ada 31 Desa yang belum lengkap persyaratannya.

“Sabab tinggal satu laporan, yaitu laporan realisasi tahun 2019, itu saja. Enam hari cukup efektif,” katanya. (Md)

Berita Terkait

Skandal Kebijakan Batik Sumenep? Mahasiswa Bongkar Dugaan Permainan di Diskop
Kasus Kekerasan Seksual Meningkat, Aliansi PPA Desak DPRD Sumenep Perkuat Perda dan Anggaran
Jelang Peresmian Presiden, Polres Purwakarta Ikuti Anev SPPG MBG Polda Jabar
Proyek Gudang Bawang Merah DKPP Sumenep Rp1 Miliar Tuai Sorotan Publik
Pemkab dan Polresta Banyuwangi Peringati HPN 2026 Bersama Insan Pers
Bupati Lumajang Tegaskan Fasilitas Kesehatan Dilarang Tolak Pasien Tidak Mampu
Kepala UPL PLN Purwakarta Tidak Temui Jurnalis, Forum Jurnalis Purwakarta Nyatakan Kekecewaan
HPN 2026, Ketua PD MIO Indonesia Sumenep Tekankan Pentingnya Pers Merdeka dan Berintegritas

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:56 WIB

Skandal Kebijakan Batik Sumenep? Mahasiswa Bongkar Dugaan Permainan di Diskop

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:12 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Meningkat, Aliansi PPA Desak DPRD Sumenep Perkuat Perda dan Anggaran

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:10 WIB

Jelang Peresmian Presiden, Polres Purwakarta Ikuti Anev SPPG MBG Polda Jabar

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:13 WIB

Proyek Gudang Bawang Merah DKPP Sumenep Rp1 Miliar Tuai Sorotan Publik

Senin, 9 Februari 2026 - 23:38 WIB

Pemkab dan Polresta Banyuwangi Peringati HPN 2026 Bersama Insan Pers

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang Agus Triyono menyampaikan kebijakan penyesuaian jam kerja ASN selama Ramadan.

Pemerintahan

Pemkab Lumajang Sesuaikan Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H

Rabu, 11 Feb 2026 - 17:19 WIB