Banyuwangi BMX Supercross 2025 Resmi Dibuka, Diikuti 207 Rider dari Berbagai Negara

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah rider melaju di lintasan Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi pada ajang Banyuwangi BMX Supercross 2025.

Sejumlah rider melaju di lintasan Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi pada ajang Banyuwangi BMX Supercross 2025.

BANYUWANGI, detikkota.com – Ajang Banyuwangi BMX Supercross 2025 resmi bergulir di Sirkuit Muncar, Sabtu (15/11/2025). Kompetisi ini menjadi satu-satunya balap sepeda BMX di Indonesia yang masuk dalam agenda resmi Union Cycliste Internationale (UCI), dan tahun ini diikuti 207 rider dari Indonesia maupun mancanegara, termasuk Latvia, China, dan Malaysia. Gelaran berlangsung selama dua hari, 15–16 November.

President of Commissaire Panel BMX Supercross UCI, Beatrice A. Lajawa, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Banyuwangi dalam menghadirkan event balap sepeda berstandar internasional. Ia menyebut Banyuwangi kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan olahraga sepeda, setelah sebelumnya sukses menggelar Tour de Banyuwangi Ijen, yang juga tercatat dalam agenda resmi UCI.

Beatrice menilai Sirkuit Muncar yang telah direvitalisasi kini memenuhi standar internasional dengan lintasan yang lebih panjang dan luas. Ia menyebut trek sepanjang 465 meter tersebut sebagai salah satu yang terpanjang di Asia, sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pembalap untuk memaksimalkan performa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan PB ISSI yang telah mendukung pengembangan sport tourism di daerahnya. Menurutnya, keberadaan sirkuit berstandar olimpiade di Banyuwangi merupakan dorongan besar bagi daerah untuk terus mengembangkan kompetensi atlet BMX nasional. Revitalisasi sirkuit Muncar sendiri didukung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Sirkuit ini dilengkapi obstacle 4 height jump serta dua start gate setinggi 5 dan 8 meter, dan kami berkomitmen memanfaatkan fasilitas ini untuk mengembangkan atlet-atlet BMX Indonesia,” kata Bupati Ipuk.

Kasubdit Direktorat Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga, dan Sosial Budaya Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Feriko, turut berharap fasilitas tersebut mampu mendorong lahirnya atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB