Bappeda Sumenep Akan Ambil Langkah Ini untuk Mengatasi Efisiensi Anggaran

Kamis, 6 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto mengatakan, akan mengambil langkah strategis untuk mengatasi efesiensi anggaran, agar perekonomian dan inovasi daerah bisa terus berjalan.

Beberapa langkah yang akan diambil, salah satunya adalah mengoptimalkan sektor unggulan. Pengoptimalan tersebut akan dilakukan dengan pendekatan ekonomi berbasis kawasan, perluasan akses keuangan, peningkatan kualitas SDM, pengendalian inflasi hingga optimalisasi pendapatan daerah.

Dari beberapa pendekatan tersebut fokus utama pemerintah saat ini adalah penguatan ekonomi berbasis kawasan. Adapun cara yang diambil adalah dengan mengoptimalkan sektor pertanian, perikanan hingga pariwisata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami terus mendorong inovasi dan pemberdayaan masyarakat agar sektor-sektor ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” ucapnya.

Kemudian, pihaknya juga akan memperluas akses layanan keuangan, bahkan hingga daerah terpencil dengan mengoptimalkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Pemkab Sumenep.

Arif menilai, dengan akses keuangan yang lebih luas, masyarakat bisa membuka peluang usaha dengan permodalan yang mudah didapat.

Tidak hanya itu, ia percaya adanya akses keuangan di daerah-daerah terpencil juga bisa menjadi sarana pemerintah meningkatkan inklusi dan literasi keuangan di masyarakat.

Sehingga masyarakat tidak hanya mengerti cara mendapatkan uang, tetapi juga pengelolaannya yang diharapkan berdampak pada peningkatan ekonomi mereka.

“Dengan akses keuangan yang lebih luas, masyarakat bisa lebih mandiri dalam mengelola keuangan dan meningkatkan taraf hidup mereka,” tambahnya.

Lebih lanjut Arif mengungkapkan, selain menggenjot sektor ekonomi, Pemkab Sumenep juga berupaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai macam program.

Menurutnya, salah satu yang mampu mendongkrak perkembangan dan kemajuan daerah juga dipengaruhi oleh kualitas SDM, sehingga diperlukan pengembangan di sektor pendidikan, kesehatan hingga ketenagakerjaan untuk menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan kompetitif.

Langkah lain, yang juga diambil Pemkab Sumenep dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi di tengah efisiensi anggaran adalah dengan pengendalian inflasi daerah sesuai sasaran nasional, yaitu pada kisaran 2,5% ±1%.

Arif menyatakan inflasi yang stabil memiliki dampak positif bagi daerah, diantaranya memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan investor, serta menjaga daya beli masyarakat.

Tak hanya itu, Pemkab Sumenep juga berupaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui intensifikasi pajak dan retribusi, hingga menambah sumber pembiayaan lain yang potensial.

Dirinya berharap, langkah-langkah strategis yang diambil itu bisa mendorong perekonomian dan pembangunan berkelanjutan serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berupaya menggali potensi daerah secara maksimal agar dapat menopang berbagai program pembangunan,” tandasnya.

Berita Terkait

BI Gandeng BRI Sumenep, Gaungkan Cinta Rupiah ke Generasi Muda
Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning
Operasi Pasar LPG 3 Kg di Probolinggo Diserbu Warga, Harga Dijaga Tetap Stabil
Analis Nilai Harga Emas Berpotensi Menguat di Tengah Dinamika Global
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak
Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban
Polisi Turun Sawah, Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung di Gapura
ASN di Sumenep Didorong Dukung UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Prioritas

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 08:35 WIB

BI Gandeng BRI Sumenep, Gaungkan Cinta Rupiah ke Generasi Muda

Kamis, 23 April 2026 - 09:28 WIB

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning

Rabu, 22 April 2026 - 14:44 WIB

Operasi Pasar LPG 3 Kg di Probolinggo Diserbu Warga, Harga Dijaga Tetap Stabil

Rabu, 22 April 2026 - 11:10 WIB

Analis Nilai Harga Emas Berpotensi Menguat di Tengah Dinamika Global

Rabu, 22 April 2026 - 10:59 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak

Berita Terbaru