Analis Nilai Harga Emas Berpotensi Menguat di Tengah Dinamika Global

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi emas batangan yang mencerminkan fluktuasi harga di pasar global.

Ilustrasi emas batangan yang mencerminkan fluktuasi harga di pasar global.

JAKARTA, detikkota.com – Kalangan analis menilai prospek harga emas dunia masih menunjukkan tren positif dalam jangka menengah hingga panjang, meskipun sempat mengalami volatilitas pada awal 2026.

HSBC memproyeksikan harga emas berpotensi melanjutkan penguatan hingga mencapai sekitar US$ 5.050 per ons pada paruh pertama 2026. Proyeksi tersebut didorong oleh faktor ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya risiko defisit fiskal di sejumlah negara besar.

Analis strategi valuta asing dan komoditas HSBC, Rodolphe Bohn, menjelaskan bahwa harga emas sempat mengalami penurunan dari level US$ 5.415 per troy ons pada akhir Januari menjadi sekitar US$ 4.400 pada Maret 2026. Penurunan tersebut terjadi seiring meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tetap mempertahankan pandangan bullish terhadap emas dalam jangka menengah hingga panjang,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam kondisi ketidakpastian global, emas tidak selalu langsung berperan sebagai aset lindung nilai. Hal ini disebabkan investor cenderung meningkatkan likuiditas dan beralih ke dolar AS sebagai safe haven utama.

Namun demikian, kondisi pasar yang mulai stabil, termasuk adanya gencatan senjata di kawasan konflik, dinilai dapat mendorong pemulihan harga emas secara cepat.

Menurutnya, arah pergerakan harga emas dalam jangka pendek sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik, khususnya de-eskalasi konflik di Timur Tengah, stabilitas harga minyak, serta kondisi pasar keuangan global.

“Stabilisasi tersebut dapat menurunkan tekanan inflasi dan mendukung penurunan imbal hasil, yang pada akhirnya menjadi faktor positif bagi pergerakan harga emas,” pungkasnya.

Penulis : Jack

Editor : Jack/Red

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon di Desa Kasengan
Bhabinkamtibmas Desa Torbang Dampingi Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Berlaku Mei 2026
Pelemahan Rupiah Diprediksi Picu Kenaikan Harga Sejumlah Barang Impor
Kopmen Wanita Potre Koneng Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.500
Wajah Ekonomi Sumenep dari Pinggir Jalan Panglima Sudirman
Rupiah Masih Tertekan Meski Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:11 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon di Desa Kasengan

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:09 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Torbang Dampingi Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 18 Mei 2026 - 07:19 WIB

Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Berlaku Mei 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:45 WIB

Pelemahan Rupiah Diprediksi Picu Kenaikan Harga Sejumlah Barang Impor

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:25 WIB

Kopmen Wanita Potre Koneng Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Terbaru