Bappeda Sumenep Bersama Bappeda Jatim Bahas Ranwal RPJMD

Selasa, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melakukan konsultasi Pembahasan Rancangan Awal (Ranwal) RPJMD 2025-2029 dengan Bappeda Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan itu dilakukan dalam rangka menyelaraskan perencanaan program pemerintah daerah, dengan kebijakan pembangunan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep Arif Firmanto mengatakan, RPJMD untuk proses penyusunannya harus melalui tahapan sesuai aturan, salah satunya adalah konsultasi dan sinkronisasi dengan pemerintah provinsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya dalam Ranwal RPJMD ini, telah merumuskan visi dan misi kepala daerah selaras dengan prioritas pembangunan berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pemantapan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.

“Dokumen Ranwal RPJMD Kabupaten Sumenep selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Timur dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN),” kata Arif Firmanto, (25/04).

RPJMD merupakan dokumen fundamental yang menjadi arah pembangunan lima tahun Kabupaten Sumenep, sehingga pada penyusunannya menyoroti isu strategis, di antaranya penguatan sektor pertanian dan perikanan, peningkatan konektivitas antar wilayah di kepulauan, penurunan angka kemiskinan, dan pemberdayaan ekonomi lokal berbasis potensi daerah serta lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.

Bappeda setelah tahapan konsultasi ini, melanjutkan dengan forum perangkat daerah, untuk membahas keluaran utama Rencana Strategis (Renstra) setiap Perangkat Daerah, dalam mendukung program kepala daerah dan pencapaian kinerja tematik pembangunan.

“Setelah Ranwal RPJMD menjadi rancangan RPJMD untuk dilakukan pembahasan pada Musrenbang RPJMD, sehingga mendapatkan masukan dari seluruh stakeholder pembangunan di Kabupaten Sumenep,” jelasnya

Bappeda Kabupaten Sumenep melakukan konsultasi Ranwal RPJMD bersama Plt Kepala Bidang Rendalev Sri Mutiatun Sintawati, ST, MT, yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Bidang Infraswil Bappeda Jawa Timur, di Kantor Bappeda Provinsi Jawa Timur, Surabaya, (24/04).

Arif Firmanto menyatakan, pihaknya telah membentuk tim teknis lintas sektor untuk memastikan integrasi antara RPJMD dengan dokumen perencanaan lain seperti, RKPD, Renstra OPD, dan rencana aksi daerah tematik lainnya, misalnya penanggulangan kemiskinan dan pengurangan risiko bencana.

“Yang jelas, kami tidak hanya menyusun program dan target, tetapi pelaksanaannya bisa terukur, bertanggung jawab, memberikan efek dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026
Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman
Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana
Wabup Bangkalan Dorong Inovasi Perpustakaan untuk Dongkrak Minat Baca
Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN
Bupati Bangkalan Ikuti KPPD Lemhannas, Perkuat Kapasitas Kepemimpinan
BPPKAD Probolinggo-KPKNL Jember Perkuat Sinergi, Pengajuan BPHTB Lelang Bakal Lebih Mudah

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Rabu, 30 September 2026 - 12:43 WIB

58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026

Rabu, 30 September 2026 - 12:39 WIB

Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman

Senin, 21 September 2026 - 17:13 WIB

Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana

Rabu, 16 September 2026 - 12:23 WIB

Wabup Bangkalan Dorong Inovasi Perpustakaan untuk Dongkrak Minat Baca

Berita Terbaru