Beberapa Harga Kebutuhan Pokok di Banyuwangi Pada Awal Pekan Ini Stabil

Senin, 22 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

BANYUWANGI, detikkota.com – Harga kebutuhan pokok yang ditawarkan para pedagang di pasar tradisional di Banyuwangi pada awal pekan ini masih stabil, terutama harga beras.

Pantauan detikkota.com di pasar Genteng dan pasar Jajag, Senin (22/2/2021), tercatat para pedagang masih mempertahankan harga beras seperti beras premium yakni beras mwntik dan Ir 64 rata-rata Rp11.000/Kg.

Pedagang yang menempati toko di kawasan pertokoan pasar Genteng, Abdul Latif (47) mengatakan, belum ada perubahan harga beras selama ini, bahkan berbagai merek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masyarakat tinggal memilih saja, beras mana yang senang dikonsumsi di rumah,” ujar Dullatif kepada warta detikkota.com.

Kebutuhan lain seperti minyak goreng kemasan yakni Bimoli Rp15.000/liter dan minyak goreng curah Rp13.500/Kg. Begitu juga dengan minyak goreng berbagai merek dagang lainnya juga rata-rata Rp15.000/Kg.

Sedangkan gula pasir kristal putih harganya bervariasi Rp12.000/Kg hingga Rp14.000/Kg.

Sementara itu, harga terigu protein tinggi Rp12.000/Kg, terigu protein sedang segitiga biru Rp10.000/Kg, susu kental manis merek bendera Rp11.000/kaleng (397 gr), susu bubuk dancow Rp43.000/dos (400 gr), daging ayam broiler Rp30.000/Kg, daging ayam kampung Rp78.000 hingga Rp90.000/ekor dan daging sapi murni Rp119.000/Kg.

Harga telur ayam ras yang menurun dari Rp23.000/Kg kini menjadi Rp22.000/Kg dan telur ayam kampung Rp34.000/Kg.

Lalu, Harga cabai rawit pada hari ini yakni Rp82.000/Kg, harga tersebut menurut Dullatif mengalami penurunan, yang awalnya Rp85.000/Kg jadi turun 3000 saja.

Selain itu, imbuh Dul Latif, bahwa bumbu masak seperti bawang merah ditawarkan dengan harga Rp24.800/Kg dan bawang putih Rp23.400/Kg.

“Itu tadi harga komoditi hari ini mas, sangat mendominasi, dan lonjakan maupun penurunan tidak terlalu terlihat jelas mas, karena rata-rata pada awal pekan ini masih stabil,” pungkasnya. (Hajir)

Berita Terkait

Pengajuan Kerja Sama Publikasi Media di Diskominfo Purwakarta Dinilai Rumit dan Berbelit
Sumur Bor Keluarkan Gas Mudah Terbakar di Banyuates Sampang, Polisi Hentikan Pengeboran
Warga Kepulauan Tertahan Akibat Cuaca Ekstrem, Baznas Sumenep Langsung Salurkan Logistik
Penguatan STEM dan Beasiswa Jadi Sorotan Prabowo dalam Taklimat Pendidikan Tinggi
Presiden Prabowo Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Riset dan Inovasi untuk Industri Nasional
Polres Sumenep Gelar Sidang BP4R sebagai Bekal Anggota Jelang Pernikahan
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem 13–19 Januari 2026, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep Terima Kunjungan FKMSA Universitas Wiraraja

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:42 WIB

Pengajuan Kerja Sama Publikasi Media di Diskominfo Purwakarta Dinilai Rumit dan Berbelit

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:27 WIB

Sumur Bor Keluarkan Gas Mudah Terbakar di Banyuates Sampang, Polisi Hentikan Pengeboran

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:36 WIB

Warga Kepulauan Tertahan Akibat Cuaca Ekstrem, Baznas Sumenep Langsung Salurkan Logistik

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:21 WIB

Presiden Prabowo Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Riset dan Inovasi untuk Industri Nasional

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:30 WIB

Polres Sumenep Gelar Sidang BP4R sebagai Bekal Anggota Jelang Pernikahan

Berita Terbaru