Belum Seumuran Jagung, Ribuan Wanita Resmi Memilih Berstatus Janda

Senin, 14 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Sumenep

Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Sumenep

SUMENEP, detikkota.com – Belum sampai satu tahun kasus angka Perceraian di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, tergolong angka cukup tinggi.

Pasalnya, dari Bulan Januari sampai November tahun 2020 Pengadilan Agama (PA) Sumenep mencatat, sekitar 1.429 wanita resmi memilih menjadi janda.

HM. Arifin, Panitera Muda PA Sumenep mengatakan, jumlah laporan yang sudah diputus selama 11 Bulan tersebut terdiri dari cerai gugat 856 dan cerai talak 573.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sementara laporan yang diterima mencapai 1.550 perkara, jadi sisanya yang masih belum diputus berjumlah 121 perkara,” ujarnya, Senin (14/12/2020).

Menurut dia, terjadinya faktor penceraian diantaranya disebabkan oleh perselingkuhan, poligami, ditinggalkan sepihak, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan ekonomi.

“Faktor terbanyak dari perselisihan terus menerus, sebanyak 1.226 perkara,” urainya.

Selain itu Arifin memperkirakan di tahun 2020 kasus penceraian akan meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 1.602, karena, di bulan Desember masih belum dihitung.

“Upaya kita ketika pemohon dan termohon itu hadir kita selalu melakukan mediasi kepada keduanya, namun jarang yang berhasil, karena ini masalah pribadi jadi kita tidak boleh memaksa,” pungkasnya. (fer/red)

Berita Terkait

Proyek Gudang Bawang Merah DKPP Sumenep Rp1 Miliar Tuai Sorotan Publik
Pemkab dan Polresta Banyuwangi Peringati HPN 2026 Bersama Insan Pers
Bupati Lumajang Tegaskan Fasilitas Kesehatan Dilarang Tolak Pasien Tidak Mampu
Kepala UPL PLN Purwakarta Tidak Temui Jurnalis, Forum Jurnalis Purwakarta Nyatakan Kekecewaan
HPN 2026, Ketua PD MIO Indonesia Sumenep Tekankan Pentingnya Pers Merdeka dan Berintegritas
Hari Pers Nasional, Didik Haryanto: Pers Berperan Penting Mengangkat UMKM dan Budaya Lokal
Dari Haul KH Achmad Musayyidi, Ipuk Tegaskan Aspirasi Kiai Jadi Rujukan Pemerintah
Pemkab Lumajang Sosialisasikan Proyek VDRRSL untuk Penguatan Mitigasi Bencana Semeru

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:13 WIB

Proyek Gudang Bawang Merah DKPP Sumenep Rp1 Miliar Tuai Sorotan Publik

Senin, 9 Februari 2026 - 23:36 WIB

Bupati Lumajang Tegaskan Fasilitas Kesehatan Dilarang Tolak Pasien Tidak Mampu

Senin, 9 Februari 2026 - 15:46 WIB

Kepala UPL PLN Purwakarta Tidak Temui Jurnalis, Forum Jurnalis Purwakarta Nyatakan Kekecewaan

Senin, 9 Februari 2026 - 15:39 WIB

HPN 2026, Ketua PD MIO Indonesia Sumenep Tekankan Pentingnya Pers Merdeka dan Berintegritas

Senin, 9 Februari 2026 - 10:58 WIB

Hari Pers Nasional, Didik Haryanto: Pers Berperan Penting Mengangkat UMKM dan Budaya Lokal

Berita Terbaru