BMKG Prediksi La Nina Bakal Terjadi Mulai Oktober 2024

Minggu, 6 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prediksi Durasi Musim Hujan 2024/2025, pemutakhiran 3 Oktober 2024. (Dok. BMKG)

Prediksi Durasi Musim Hujan 2024/2025, pemutakhiran 3 Oktober 2024. (Dok. BMKG)

JAKARTA, detikkota.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, fenomena La Nina di Indonesia akan terjadi mulai Oktober 2024. Prediksi ini muncul berdasarkan Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian III September 2024 yang dirilis BMKG pada Kamis (03/10/2024) lalu.

Secara umum, BMKG menyebut, La Nina cenderung menyebabkan kondisi yang lebih basah di Indonesia. Namun, dampaknya berpotensi bervariasi di setiap wilayah. Adapun, sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami musim hujan pada periode Oktober hingga November 2024.

Sebagai informasi, La Nina adalah fenomena anomali iklim global yang ditandai dengan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik tropis bagian tengah dan timur yang lebih dingin dibanding suhu normal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Umumnya, kondisi ini seiring dengan berubahnya pola sirkulasi walker di atmosfer yang berada di atasnya dan mampu memengaruhi pola iklim dan cuaca global.

Bagi Indonesia, La Nina menyebabkan peningkatan curah hujan di hampir sebagian besar wilayah sehingga meningkatkan risiko banjir, suhu udara yang lebih rendah pada siang hari, dan lebih banyak badai tropis.

Berdasarkan analisis dan prediksi, suhu rata-rata permukaan diprediksi berkisar 25 hingga 30 derajat Celsius hingga Dasarian III Oktober 2024. Secara rinci, prediksi suhu minimum berkisar 22 hingga 28 derajat Celsius dan maksimum 29 sampai 35 derajat Celsius.

Menurut BMKG, sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Sumatra Barat, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Maluku, Papua, dan Papua Barat berstatus waspada untuk potensi curah hujan tinggi pada Dasarian I Oktober 2024.

“[Status] siaga: beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Barat, Papua Barat, dan Papua,” tulis BMKG melalui keterangan resminya, dikutip dari laman CNBC, Sabtu (05/10/2024).

Sementara itu, BMKG menganalisis bahwa curah hujan pada Oktober I – III 2024 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah – menengah. Secara rinci, berikut wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori sangat tinggi pada Dasarian I hingga III Oktober 2024.

Oktober I 2024

– Sebagian Aceh

– Sebagian Sumatra Utara

– Sebagian Sumatra Barat

– Jawa Barat bagian barat

– Sebagian Kalimantan Barat

– Sekitar Majene

– Sebagian Maluku

– Sebagian Papua Barat

– Sebagian Papua.

Oktober II 2024

– Sebagian kecil Aceh

– Jawa Barat bagian barat

– Sebagian Papua Barat.

Oktober III 2024

– Bengkulu bagian selatan

– Sebagian Jawa Barat

– Sebagian Jawa Tengah

– Sebagian NTT

– Sebagian Papua Barat.

Berita Terkait

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka
Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Rubaru, Pemotor Asal Karangnangka Meninggal Dunia
Tragis, Pick Up Terjun ke Jurang Saat Ambil Batu di Rombasan, Satu Orang Meninggal
Bayi Perempuan Terluka Ditemukan di Desa Kolor, Polres Sumenep Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:39 WIB

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:45 WIB

Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:31 WIB

Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total

Berita Terbaru