BMX Supercross 2025 Resmi Ditutup, Banyuwangi Perkuat Reputasi Sport Tourism

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Gelaran internasional Banyuwangi BMX Supercross 2025 resmi ditutup pada Minggu (16/11/2025) setelah berlangsung selama dua hari di Sirkuit BMX Muncar.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian kompetisi yang mendapat sambutan positif dari para atlet, PB ISSI, hingga Union Cycliste Internationale (UCI).

“Kami berterima kasih kepada seluruh atlet, tim, dan panitia. Pemerintah daerah berkomitmen terus memperkuat sport tourism setiap tahun, termasuk melalui ajang BMX ini,” kata Ipuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa Sirkuit BMX Muncar menjadi salah satu kebanggaan daerah karena memiliki lintasan terpanjang dengan obstacle terbanyak di dunia, serta dilengkapi dua stargate modern. Ipuk juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PUPR, PB ISSI, sponsor, dan masyarakat Banyuwangi atas dukungan mereka.

Wakil Ketua Harian PB ISSI, Jadi Rajagukguk, yang turut hadir, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Banyuwangi dalam menghadirkan event internasional, khususnya di cabang olahraga sepeda.

“BMX Supercross ini merupakan ajang bergengsi dan tidak semua negara mendapat kesempatan menjadi tuan rumah. Ketum kami, Jenderal Listyo Sigit, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Banyuwangi atas dukungannya terhadap pengembangan olahraga sepeda di Indonesia,” ujarnya.

President Commissaire Panel UCI, Beatrice A. Lajawa, juga memberikan penilaian positif. Ia menyebut fasilitas dan penyelenggaraan di Banyuwangi mengalami peningkatan dibanding kedatangannya sebelumnya.

“Event BMX di Banyuwangi sangat baik untuk Indonesia bahkan Asia, terutama dalam menjaga konsistensi olahraga supercross BMX. Trek di sini luar biasa, terpanjang, dan sangat ideal bagi para rider,” tuturnya.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Polres Sumenep Buka Ruang Koordinasi dengan Media Lewat Momentum Ramadan
Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi
Bupati Ipuk Deklarasikan Banyuwangi ASRI, Selaraskan Program Indonesia ASRI Presiden Prabowo
Pasuruan United Runner Up Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jatim 2025/2026
Clean Rivers Dukung Banyuwangi Bangun Dua TPS3R, Target Layani 850 Ribu Jiwa
RS BHC Run 2026 di Sumenep Berlangsung Meriah, Ribuan Peserta Ikut Ambil Bagian
Banyuwangi Disiapkan Jadi Pemasok Bioetanol Nasional, Pabrik 30 Ribu KL Dibangun di Glenmore

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:37 WIB

Polres Sumenep Buka Ruang Koordinasi dengan Media Lewat Momentum Ramadan

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:55 WIB

Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:19 WIB

BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:17 WIB

Bupati Ipuk Deklarasikan Banyuwangi ASRI, Selaraskan Program Indonesia ASRI Presiden Prabowo

Senin, 16 Februari 2026 - 17:02 WIB

Pasuruan United Runner Up Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jatim 2025/2026

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB