Bupati Ipuk Deklarasikan Banyuwangi ASRI, Selaraskan Program Indonesia ASRI Presiden Prabowo

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama jajaran Forkopimda dan ribuan peserta melakukan aksi bersih pantai usai deklarasi Banyuwangi ASRI di Grand Watu Dodol.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama jajaran Forkopimda dan ribuan peserta melakukan aksi bersih pantai usai deklarasi Banyuwangi ASRI di Grand Watu Dodol.

BANYUWANGI, detikkota.com – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengakselerasi Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas Presiden Prabowo Subianto melalui deklarasi Banyuwangi ASRI, Rabu (18/2/2026).

Deklarasi tersebut digelar di kawasan wisata Grand Watu Dodol dan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Hadir dalam kegiatan itu jajaran ASN, TNI, Polri, OPD, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, FKUB, pelajar, mahasiswa, pokdarwis, perwakilan pondok pesantren, serta unsur masyarakat lainnya.

Sejumlah pejabat Forkopimda juga turut hadir, di antaranya Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto, Danlanal Letkol Laut (P) Puji Santoso, Kajari Banyuwangi AO Mangontan, serta Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ipuk menyampaikan, gerakan Banyuwangi ASRI merupakan langkah konkret menindaklanjuti arahan Presiden terkait penanganan sampah dan penguatan kualitas lingkungan.

“Hari ini kita memulai gerakan besar selaras dengan arah kebijakan Bapak Presiden. Sampah adalah bencana dan penyakit, sementara banyak TPA diproyeksikan mengalami overcapacity pada 2028. Banyuwangi tidak boleh menunggu, kita mulai dengan aksi nyata,” ujar Ipuk.

Usai deklarasi, ribuan peserta langsung melakukan aksi bersih sampah di sepanjang kawasan pantai sebagai simbol dimulainya gerakan tersebut.

Ipuk menjelaskan, Banyuwangi ASRI tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi memiliki indikator kerja berkelanjutan yang mencakup empat aspek utama.

Pada aspek “Aman”, pemerintah daerah memperkuat sistem keamanan wilayah melalui sinergi dengan TNI dan Polri, integrasi CCTV, pemberantasan penyakit sosial, serta pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di wilayah rawan bencana.

Untuk aspek “Sehat”, pemkab mendorong penguatan layanan promotif dan preventif, peningkatan sanitasi layak, serta ketahanan pangan keluarga. Masyarakat juga diimbau rutin melakukan pemeriksaan kesehatan meski dalam kondisi sehat.

Sementara pada aspek “Resik”, optimalisasi TPS3R dan bank sampah terus diperkuat, termasuk pemilahan sampah dari rumah tangga, pengurangan plastik sekali pakai, dan kerja bakti rutin. Pemkab juga menyiapkan transformasi pengelolaan sampah modern, termasuk mendukung kebijakan waste to energy.

Adapun aspek “Indah” diwujudkan melalui penguatan ruang terbuka hijau, penataan kawasan, serta pengembangan seni budaya lokal dan eco-tourism.
Ipuk menegaskan, gerakan ASRI merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“ASRI adalah tugas kita semua. Mari tandang bareng, mulai dari diri sendiri, rumah sendiri, dan lingkungan terkecil,” tegasnya.

Penulis : Bi

Editor : Bi

Berita Terkait

Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin
Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG
BRIN Ingatkan Ancaman Genangan Permanen di Pantura Jawa Akibat Penurunan Tanah dan Kenaikan Muka Laut
Rutan Sumenep Gandeng TNI-Polri Gelar Razia Gabungan, Perkuat Komitmen Zero Halinar
KNPI Sumenep Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Nasionalisme Pemuda
KNPI Sumenep: Pemuda Harus Jadi Motor Kemajuan Berlandaskan Pancasila

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:37 WIB

Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:52 WIB

Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:32 WIB

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:18 WIB

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:16 WIB

BRIN Ingatkan Ancaman Genangan Permanen di Pantura Jawa Akibat Penurunan Tanah dan Kenaikan Muka Laut

Berita Terbaru