BPBD Lumajang Tangani Kerusakan Akibat Angin Kencang di Klakah dan Salurkan Bantuan ke Gucialit

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim BPBD Lumajang melakukan asesmen kerusakan rumah warga terdampak angin kencang.

Tim BPBD Lumajang melakukan asesmen kerusakan rumah warga terdampak angin kencang.

LUMAJANG, detikkota.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang meningkatkan kesiapsiagaan menyusul cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah. Setelah angin kencang menerjang Kecamatan Klakah pada Rabu (3/12/2025), BPBD langsung mengaktifkan penanganan darurat untuk memastikan keselamatan warga dan mempercepat pemulihan awal.

BPBD mencatat sebanyak 34 rumah warga, satu bangunan TK, dan tujuh kandang hewan mengalami kerusakan. Selain kerugian material, satu warga dilaporkan meninggal dunia, sehingga penanganan dilakukan dengan koordinasi intensif bersama pemerintah desa dan perangkat daerah.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD dikerahkan segera setelah laporan diterima. Mereka melakukan asesmen kerusakan prioritas, memeriksa struktur bangunan, dan mengamankan area yang berpotensi membahayakan. Pendataan dilakukan berlapis untuk memastikan penanganan tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudi Cahyono, menyatakan bahwa seluruh upaya dilakukan secara terpadu. “Begitu laporan masuk, TRC langsung kami terjunkan. Koordinasi kami perkuat dengan kecamatan, desa, relawan, dan unsur keamanan agar kebutuhan warga segera terpenuhi,” ujarnya.

Selain penanganan di Klakah, BPBD juga menyerahkan bantuan darurat untuk warga terdampak hujan deras dan angin kencang di Kecamatan Gucialit pada hari yang sama. Bantuan diserahkan di Koramil Gucialit berupa 35 lembar terpal dan paket sembako sebagai dukungan awal pemulihan.

“Setiap wilayah yang terdampak kami tangani sesuai kebutuhan lapangan. Di Gucialit, bantuan logistik langsung kami serahkan untuk mempercepat pemulihan warga,” tambah Yudi.

BPBD turut memberikan pendampingan kepada warga dalam pengamanan barang dan pembersihan material yang mengganggu aktivitas. Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan penanganan darurat akan terus dilanjutkan hingga kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan kondisi wilayah kembali stabil.

Penulis : An

Editor : An

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru