Buka Inovasi Indonesia Expo, Presiden: Indonesia Butuh Banyak Inovator

Rabu, 11 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Joko Widodo

Presiden RI Joko Widodo

JAKARTA, detikkota.com – Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa Indonesia membutuhkan banyak inovator di berbagai sektor. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Inovasi Indonesa Expo (I2E) 2020 secara virtual, Selasa (10/11/2020).

“Indonesia membutuhkan lebih banyak lagi inovator di berbagai sektor yang sangat dibutuhkan masyarakat, seperti pangan, energi, kesehatan, termasuk inovasi dalam manajemen, model bisnis, dan digitalpreneurs,” ujarnya.

Untuk itu, Presiden menyambut baik penyelenggaraan Inovasi Indonesia Expo (I2E) 2020 yang merupakan acara tahunan pameran riset teknologi inovasi terbesar yang diikuti berbagai lembaga penelitian dan industri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menyambut gembira dan menyampaikan penghargaan atas diselenggarakannya ekspo Inovasi Indonesia ini. Inovasi adalah kunci transformasi, inovasi adalah energi untuk menciptakan perubahan, inovasi adalah solusi untuk mengatasi permasalahan, inovasi adalah modal untuk memenangkan persaingan,” ujar Presiden.

Presiden berujar, selama masa pandemi Covid-19 terlihat betapa pentingnya inovasi. Semua negara berlomba-lomba menjadi yang terdepan, tercepat, terunggul melalui inovasi di berbagai bidang.

Di Indonesia pun tumbuh berbagai inovasi dalam menghadapi pandemi, terutama di bidang kesehatan. Salah satunya adalah pengembangan vaksin Merah Putih yang dilakukan oleh para periset Indonesia.

“Para inovator juga berhasil menemukan karya-karya yang sangat dibutuhkan bagi percepatan penanganan Covid-19, salah satunya GeNose yang bisa mendeteksi virus melalui tiupan dari mulut yang mudah dan cepat. Berbagai komunitas peneliti juga terus bekerja untuk menemukan obat dan terapi yang efektif bagi pengobatan Covid-19,” ujarnya.

Inovasi tersebut, imbuhnya, membuktikan bahwa Indonesia memiliki banyak talenta-talenta hebat yang siap berkarya untuk kemandirian dan keunggulan bangsa. Namun Presiden mengungkapkan, kemunculan inovasi tersebut harus ditopang oleh ekosistem.

“Ekspo ini adalah salah satu contoh dari ekosistem tersebut. Kita harus terus memfasilitasi kerja sama antar-stakeholders, memperkuat multiple helix, memperkuat kolaborasi antara para inovator dengan industri dengan pemerintah dan juga masyarakat,” ungkap Kepala Negara.

Dengan kolaborasi, imbuhnya, maka karya-karya para inovator tidak berhenti menjadi sebatas purwarupa atau prototype tapi berlanjut untuk diproduksi secara massal dan bahkan bergerak ke arah investasi komersial.

Jika itu terwujud maka akan memberikan manfaat yang sangat besar, bukan hanya untuk mengatasi masalah-masalah dalam masyarakat tapi juga memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional, termasuk penciptaan lapangan kerja baru.

“Saya mengajak para inovator memberikan sumbangsih bagi kemajuan bangsa dan negara. Berkontribusi bagi kemanusiaan dan kehidupan yang lebih baik,” pungkasnya.

I2E merupakan pameran tahunan yang menampilkan berbagai hasil riset dan inovasi di bidang teknologi yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN).

Pameran ini menyajikan berbagai produk inovasi unggulan dari perguruan tinggi, lembaga riset, industri, hingga para inovator yang keseluruhannya merupakan karya anak bangsa.

Pameran yang sebelumnya dikenal dengan nama RITECH EXPO ini diharapkan dapat menjadi wadah dalam upaya membumikan riset, serta memperkenalkan berbagai produk inovasi. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

Pemkab dan Polresta Banyuwangi Peringati HPN 2026 Bersama Insan Pers
Bupati Lumajang Tegaskan Fasilitas Kesehatan Dilarang Tolak Pasien Tidak Mampu
HPN 2026, Ketua PD MIO Indonesia Sumenep Tekankan Pentingnya Pers Merdeka dan Berintegritas
Hari Pers Nasional, Didik Haryanto: Pers Berperan Penting Mengangkat UMKM dan Budaya Lokal
Banyuwangi Disiapkan Jadi Pemasok Bioetanol Nasional, Pabrik 30 Ribu KL Dibangun di Glenmore
Presiden Prabowo Bahas Arah Politik Luar Negeri Bersama Tokoh dan Akademisi di Istana
Dukung Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Sumenep Gelar Ramp Check Angkutan Umum
PT Garam Tegaskan Kebutuhan Produksi di Tengah Penolakan Warga

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 23:38 WIB

Pemkab dan Polresta Banyuwangi Peringati HPN 2026 Bersama Insan Pers

Senin, 9 Februari 2026 - 23:36 WIB

Bupati Lumajang Tegaskan Fasilitas Kesehatan Dilarang Tolak Pasien Tidak Mampu

Senin, 9 Februari 2026 - 15:39 WIB

HPN 2026, Ketua PD MIO Indonesia Sumenep Tekankan Pentingnya Pers Merdeka dan Berintegritas

Senin, 9 Februari 2026 - 10:58 WIB

Hari Pers Nasional, Didik Haryanto: Pers Berperan Penting Mengangkat UMKM dan Budaya Lokal

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:56 WIB

Banyuwangi Disiapkan Jadi Pemasok Bioetanol Nasional, Pabrik 30 Ribu KL Dibangun di Glenmore

Berita Terbaru