Bupati Lumajang Imbau Sekolah Pilih Destinasi Wisata Lokal

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lumajang Indah Amperawati saat rapat koordinasi bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) di Kantor Bupati Lumajang, Selasa (19/8/2025).

Bupati Lumajang Indah Amperawati saat rapat koordinasi bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) di Kantor Bupati Lumajang, Selasa (19/8/2025).

LUMAJANG, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat strategi pengembangan pariwisata berbasis lokal melalui program unggulan “Satu Desa Satu Wisata.” Sebagai bagian dari program tersebut, Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) mengimbau sekolah-sekolah di wilayahnya untuk tidak lagi mengadakan study tour ke luar daerah, melainkan memilih destinasi wisata lokal di desa-desa Lumajang.

Imbauan tersebut disampaikan Bunda Indah saat Rapat Koordinasi bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Selasa (19/8/2025).

Menurutnya, program ini menjadi langkah strategis menggali potensi wisata desa sekaligus motor pertumbuhan ekonomi baru. Selain memberikan manfaat ekonomi, pariwisata berbasis desa diyakini dapat memperkuat kearifan lokal, melestarikan budaya, serta membuka ruang partisipasi generasi muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bunda Indah menegaskan, menjadikan desa sebagai destinasi edukatif dan rekreatif akan memberi nilai tambah lebih bagi sekolah. Siswa dapat belajar mengenal alam, budaya, dan kearifan lokal Lumajang sekaligus berwisata.

“Kegiatan study tour di desa bukan hanya memberikan pengalaman, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah sendiri,” ujarnya.

Kebijakan ini diharapkan mendorong meningkatnya kunjungan ke desa wisata sehingga dapat menggerakkan ekonomi desa, memperluas peluang usaha, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan baru.

Lebih lanjut, Bunda Indah menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah desa, pelaku wisata, sekolah, dan organisasi masyarakat. Ia menilai pariwisata desa tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga harus menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat identitas lokal.

“Dengan sinergi bersama, Lumajang bisa menjadi contoh daerah yang berhasil mengembangkan pariwisata desa secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Berita Terkait

32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026
Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan
Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura
Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
PMII UNIBA Madura Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Kedaulatan Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:11 WIB

32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:02 WIB

Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:17 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB