LUMAJANG, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Lumajang meningkatkan pengawasan distribusi LPG 3 kilogram guna menjamin ketersediaan dan kestabilan harga bagi masyarakat. Langkah ini ditandai dengan inspeksi lapangan yang dipimpin langsung oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati, Minggu (29/3/2026).
Peninjauan dilakukan secara langsung dengan metode door to door menggunakan sepeda motor, menyasar agen, pangkalan, hingga pengecer. Fokus pengawasan berada di Kecamatan Tempeh dan Pasirian yang memiliki aktivitas distribusi cukup tinggi.
Dari hasil inspeksi, ditemukan adanya dinamika pasokan di sejumlah titik seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang dan setelah Idulfitri. Selain itu, variasi harga di tingkat pengecer juga menjadi perhatian pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin memastikan distribusi berjalan lancar dan masyarakat mendapatkan LPG sesuai ketentuan dengan harga yang wajar,” ujar Indah.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menjaga akses LPG bersubsidi bagi masyarakat yang berhak sekaligus memastikan distribusi tepat sasaran.
Untuk itu, Pemkab Lumajang akan memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait, mulai dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), agen, hingga pangkalan.
“Dalam waktu dekat kami akan melakukan koordinasi untuk memastikan alur distribusi lebih tertib dan merata,” tambahnya.
Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan membeli LPG sesuai kebutuhan serta melaporkan jika menemukan ketidaksesuaian di lapangan.
Upaya ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga LPG 3 kilogram, sekaligus menciptakan sistem distribusi yang lebih transparan dan berkelanjutan di Kabupaten Lumajang.
Penulis : Ad/An
Editor : M/Red







