PROBOLINGGO, detikkota.com – Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris meninjau langsung lokasi jembatan ambruk yang memutus akses menuju wisata Air Terjun Madakaripura di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Sabtu (28/3/2026) sore.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Haris didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief, Kepala Dinas PUPR Hengki Cahjo Saputra, serta Camat Lumbang Budi Utomo.
Bupati Haris menyampaikan, kerusakan infrastruktur di wilayahnya meningkat dalam beberapa bulan terakhir akibat cuaca ekstrem. Tercatat, sekitar 28 jembatan mengalami kerusakan, termasuk akses yang menuju Madakaripura.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dalam beberapa bulan terakhir ini kita kehilangan sekitar 28 jembatan. Yang ini sebenarnya bukan jembatan murni, melainkan saluran air yang sudah tua sehingga mengalami keausan dan akhirnya ambruk,” ujarnya.
Ia menegaskan, jalur tersebut memiliki peran strategis karena menjadi akses utama menuju destinasi wisata sekaligus penghubung antar desa hingga ke wilayah Kabupaten Pasuruan.
Sebagai langkah penanganan cepat, Pemkab Probolinggo akan menyiapkan jembatan sementara agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.
“Prioritas kami adalah memastikan masyarakat tetap memiliki akses. Insya Allah akan kita siapkan jembatan sementara, minimal kendaraan roda empat bisa melintas secara bergantian,” jelasnya.
Sementara itu, pembangunan jembatan permanen membutuhkan proses administrasi dan penganggaran yang tidak bisa dilakukan secara instan. Pemkab Probolinggo akan mengupayakan pembangunan melalui perubahan anggaran (PAK).
“Ada tahapan dalam sistem pemerintahan yang harus dilalui. Kita upayakan melalui PAK agar pembangunan jembatan permanen bisa segera direalisasikan,” tambahnya.
Di akhir kunjungannya, Bupati Haris mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan di tengah kondisi tersebut. Ia mengaku menempuh perjalanan hampir lima jam demi memastikan kondisi di lapangan dan menentukan langkah penanganan yang cepat.
Penulis : Sya
Editor : M/Red







