Bupati Subang Hadiri Kick Off Meeting Pembangunan Pesisir Pantura, Tegaskan Fokus Pada Penataan & Tidak Untuk Dialihfungsikan

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita, BR, S.IP., hadir dalam Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu, pada Senin (4/5/2026) di Gedung Mina Bahari III, Kementerian Perikanan dan Kelautan, Jakarta.

Kick off meeting yang dihadiri Bupati Subang, Kang Rey bersama seluruh Kepala Daerah yang memiliki garis pantai utara Jawa tersebut, dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari telah ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 77 Tahun 2025 tentang Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) dalam rangka percepatan pembangunan dan penanganan infrastruktur perlindungan terpadu di wilayah pesisir.

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sekaligus Ketua Dewan Pengarah BOPPJ
Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.PA., MA., membuka secara langsung kick off meeting tersebut dengan pemaparan pentingnya Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menko Infrastruktur menuturkan cita-cita pembangunan pesisir pantura Jawa bukan merupakan cita-cita baru namun ini adalah pertama kalinya seluruh stakeholder duduk bersama.

“Ini pertama kalunya kira hadirkan seluruh stakeholder yang terdampak langsung agar Pantura Jawa segera kita perkuat agar selamat dan semakin berdaya,” jelasnya.

Dalam paparannya, Menko Infrastruktur menyebut beberapa faktor utama mengapa penataan infrastruktur di pesisir utara Jawa sangat penting yaitu:

1. Terjadinya penurunan muka tanah yang mencapai 1-20 cm setiap tahunnya di Pantura Jawa;
2. Risiko dan dampak bencana hidrometeorologi berpengaruh terhadap kenaikan muka air laut, gelombang pasang, dan banjir;
3. Kelangkaan/ krisis air;
4. Potensi kerugian ekonomi karena pesisir Pantura Jawa setidaknya menyumbang 27% dari total PDB nasional;
5. Dampak terhadap jutaan penduduk yang tinggal di wilayah Pantura Jawa.

Menko Infrastruktur berkomitmen untuk upaya menyelamatkan Pantura Jawa, tidak hanya dengan tanggul atau giant sea wall, namun juga mengintegrasikan wilayah yang ada sesuai dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Kehadiran Kang Rey dalam acara tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Subang untuk mencari solusi, mengingat Kabupaten Subang merupakan salah satu daerah yang terdampak rob.

Kang Rey menyambut baik karena upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Subang untuk menangani rob di wilayah Subang bagian utara sejalan dengan visi Pemerintah Pusat melalui BOPPJ.

Selain itu penataan pesisir Utara Jawa juga akan menggunakan pendekatan alami salah satunya dengan konservasi mangrove.

Terkait hal tersebut, yakni pada Sabtu (02/05/2026), Kang Rey telah meninjau secara langsung kondisi mangrove di Kecamatan Legonkulon, setelah mendapat laporan dari masyarakat terkait aktivitas perusakan hutan mangrove di Legonkulon.

Pada kesempatan tersebut, Kang Rey menegaskan hutan mangrove di Legonkulon harus dijaga dan tidak boleh dialih fungsikan

“Di sini harus dijaga alam dan lingkungannya jangan sampai ada alih fungsi lahan,” ujar Kang Rey pada Sabtu (2/5) di Legonkulon.

Turut hadir dalam acara tersebut Mendiktisaintek, Kepala BRIN, Kepala Daerah, dan tamu undangan lainnya.

Penulis : DR

Editor : DR

Berita Terkait

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital
Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN
Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian untuk Generasi Muda
Pemkab Sumenep Gelar JJS Hardiknas 2026, Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
BSI dan Pemkab Subang Gelar “Subang Berhaji” untuk Antisipasi Keterbatasan Kuota Haji

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:18 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:32 WIB

Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:00 WIB

Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN

Berita Terbaru

Calon penerima Beasiswa Baznas Cendekia 2026 di Kantor Baznas Kabupaten Sumenep, Jalan KH Agus Salim, Selasa (19/05/2026).

Daerah

Ratusan Mahasiswa Ikuti Seleksi Beasiswa Baznas Sumenep

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:23 WIB