Bupati Sumenep Instruksikan Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempa Dimulai Maksimal Tujuh Hari Usai Asesmen

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan instruksi percepatan pemulihan pascagempa.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan instruksi percepatan pemulihan pascagempa.

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan perbaikan rumah warga yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan 6,5 magnitudo yang mengguncang pada Selasa (30/09/2025) malam.

Fauzi menegaskan, perbaikan harus dimulai paling lambat tujuh hari setelah asesmen atau pendataan kerusakan rumah selesai, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

“Jangan sampai warga terlalu lama tinggal di pengungsian. Setelah asesmen rampung, perangkat daerah terkait dalam waktu tujuh hari harus memulai perbaikan rumah yang rusak,” ujarnya kepada Media Center, Jumat (03/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, percepatan pemulihan pascagempa tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan semangat masyarakat terdampak.

Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, dan aparat desa masih melakukan verifikasi tingkat kerusakan rumah warga, mulai kategori ringan, sedang, hingga berat.

Selain asesmen, pemerintah daerah bersama tim gabungan juga menyalurkan bantuan darurat berupa kasur lipat, paket sembako, paket kebersihan, terpal, pakaian, serta kebutuhan anak.

“Bantuan awal ini untuk memastikan kebutuhan pokok warga tetap terpenuhi selama proses asesmen dan perbaikan berlangsung,” tambah Bupati.

Penulis : Md

Editor : Md

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru