Bupati Sumenep Larang OPD Salin Program Lama dalam Penyusunan APBD 2026

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan arahan kepada pimpinan OPD dan ASN saat Apel dan Penyerahan Penghargaan SAKIP di Halaman Kantor Bupati Sumenep, Senin (22/12/2025).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan arahan kepada pimpinan OPD dan ASN saat Apel dan Penyerahan Penghargaan SAKIP di Halaman Kantor Bupati Sumenep, Senin (22/12/2025).

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak lagi menyusun program pembangunan dengan menyalin kegiatan tahun sebelumnya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat Apel dan Penyerahan Penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Halaman Kantor Bupati Sumenep, Senin (22/12/2025).

Bupati menyampaikan bahwa penyusunan program tanpa evaluasi yang matang berpotensi membuat pembangunan daerah berjalan stagnan dan tidak mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap tahapan perencanaan harus berbasis data, hasil evaluasi, dan kondisi riil di lapangan. Program yang disusun harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi daerah,” ujar Achmad Fauzi.

Ia menekankan, perencanaan program di lingkungan perangkat daerah harus didasarkan pada analisis permasalahan, potensi daerah, serta dampak yang dihasilkan bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pimpinan OPD dituntut mampu menghadirkan program yang inovatif, solutif, dan selaras dengan visi serta misi prioritas pembangunan daerah.

“Perencanaan tidak boleh sekadar bersifat administratif, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi kemajuan Kabupaten Sumenep di berbagai sektor,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor agar program yang disusun tidak tumpang tindih, namun saling melengkapi sehingga pelaksanaannya lebih efektif.

Ia pun mendorong seluruh ASN untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu menyusun program secara profesional, berbasis kinerja, dan berorientasi pada hasil yang terukur bagi masyarakat.

Penulis : M

Editor : Red

Berita Terkait

Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 324 Hari ke Depan
Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Strategis di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik
Polres Sumenep Raih Penghargaan Polres Teraktif pada Rakernis Bidpropam Polda Jatim 2026
PUTR Sumenep Sosialisasikan BKK Desa 2026, Kejari Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana
Bupati Pasuruan Temui Mensos, Usulkan Penambahan Kuota PBI-JK bagi Warga Rentan
Pemkab Banyuwangi Prioritaskan Dokter Spesialis dalam Beasiswa Banyuwangi Progresif
Bupati Ipuk Buka Musrenbang RKPD 2027, Fokus Daya Saing SDM dan Hilirisasi Ekonomi

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 12:18 WIB

Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

Senin, 9 Maret 2026 - 10:28 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Strategis di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:53 WIB

Polres Sumenep Raih Penghargaan Polres Teraktif pada Rakernis Bidpropam Polda Jatim 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:46 WIB

PUTR Sumenep Sosialisasikan BKK Desa 2026, Kejari Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:00 WIB

Bupati Pasuruan Temui Mensos, Usulkan Penambahan Kuota PBI-JK bagi Warga Rentan

Berita Terbaru