Chriswanto : LDII Memiliki Modal Kuat Untuk Membangun Bangsa dan Negara Ini

Jumat, 9 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Munas IX LDII yang berakhir hari ini, Kamis (8/4) secara aklamasi memilih Chriswanto Santoso sebagai Ketua Umum periode 2021-2026. Keputusan ini disuarakan oleh perwakilan 33 DPW LDII. Hanya perwakilan dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tak bisa hadir karena kondisi bencana alam.

Pada pidato perdananya pasca terpilih menjadi Ketum, Chriswanto menekankan pentingnya kerjasama dengan pemerintah. Menurutnya, negara ini sedang membutuhkan orang yang ikhlas di dalam membangun negara dan bangsa ini. Membantu pemerintah menyelesaikan masalah-masalah kebangsaan.

“Saya menyerukan pada seluruh warga LDII wajib membantu pemerintah menyelesaikan permasalahan, wajib bekerjasama, sehingga permasalahan bisa kita selesaikan bersama,” tegas Chriswanto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Chriswanto, program-program kerja yang telah dibuat LDII bisa menjadi panduan dalam bekerjasama dengan pemerintah. “Kita telah berikhtiar membuat program-program amanah yang akan kita kerjakan. Mari kita kerja keras, hasilnya kita serahkan kepada Allah. Delapan program prioritas yang kita canangkan, itu semua bukan hanya perencanaan tapi semuanya sudah ada pilot projectnya dan sudah kita kerjakan,” paparnya.

LDII memiliki modal kuat, tambahnya, “LDII mempunyai kekuatan yang kompak, rukun, dan kita bisa bekerjasama yang baik. Itu menjadi modal dasar dalam kita melakukan kegiatan kerja keras membangun bangsa dan negara ini. Yakinlah bahwa kita bisa,” pesan Chriswanto.

Untuk melaksanakan tugasnya sebagai Ketua Umum, Chriswanto mengharapkan kerjasama dari seluruh pengurus LDII baik di tingkat DPP maupun di daerah (DPW). “Mari kita bahu membahu bekerja keras untuk mensukseskan amanah Munas ke-IX ini. Dengan kita penuh amanah, melaksanakan program, mengerucut kepada satu tujuan yang sama,” pintanya.

Bagi Chriswanto, munas ini tidak lain sebetulnya adalah sarana menyamakan persepsi. “Program kerja yang kita buat, rekomendasi yang kita buat itu buah pemikiran kita bersama. maka penyamaan persepsi ini harapan saya adalah langkah tazkiyatul manhaj. Langkah saya menjadi langkah bersama sehingga kita semua bisa melangkah bersama ke depan dalam menyelesaikan permasalah-permasalahan secara penuh barokah dengan internal maupun eksternal, dengan institusi-institusi stakeholder,” katanya.

Chriswanto juga meminta seluruh pengurus agar melaksanakan amanah munas dengan mengikuti azas yang berlaku. Caranya menetapi aturan organisasi dan aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Ia menyadari bahwa tiap provinsi memiliki kemampuan yang berbeda-beda. “Justru kemampuan berbeda inilah yang mampu menjadikan kita seharausnya saling membantu, kuat memperkuat sehingga kita sekalian bisa sama-sama maju,” tambahnya.

Pondasi yang kita buat itu buah pemikiran kita bersama. maka penyamaan persepsi ini harapan saya adalah langkah tazkiyatul manhaj. Langkah saya menjadi langkah bersama sehingga kita semua bisa melangkah bersama ke depan dalam menyelesaikan permasalah-permasalahan secara penuh barokah dengan internal maupun eksternal, dengan institusi-institusi stakeholder,” katanya.

Chriswanto juga meminta seluruh pengurus agar melaksanakan amanah munas dengan mengikuti azas yang berlaku. Caranya menetapi aturan organisasi dan aturan perudang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Ia menyadari bahwa tiap provinsi memiliki kemampuan yang berbeda-beda. “Justru kemampuan berbeda inilah yang mampu menjadikan kita seharausnya saling membantu, kuat memperkuat sehingga kita sekalian bisa sama-sama maju,” pungkasnya. (Redho)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita
Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin
Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG
BRIN Ingatkan Ancaman Genangan Permanen di Pantura Jawa Akibat Penurunan Tanah dan Kenaikan Muka Laut
Rutan Sumenep Gandeng TNI-Polri Gelar Razia Gabungan, Perkuat Komitmen Zero Halinar
KNPI Sumenep Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Nasionalisme Pemuda

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:08 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita

Senin, 8 Juni 2026 - 11:37 WIB

Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:52 WIB

Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:32 WIB

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:18 WIB

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG

Berita Terbaru