Demi Mempermudah Nasabah Bertransaksi, BBS Mobile Hadirkan Fitur Top Up Dompet Digital

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet resmi fitur top up di BBS Mobile di akun Ig resmi BPRS Bhakti Sumekar.

Pamflet resmi fitur top up di BBS Mobile di akun Ig resmi BPRS Bhakti Sumekar.

SUMENEP, detikkota.com – BPRS Bhakti Sumekar hadirkan fitur top up di aplikasi Payment Point Online Bank (PPOB) besutannya BBS Mobile untuk sejumlah dompet digital yang terafiliasi dengan berbagai platform digital marketplace.

Fitur top up E-Wallet ini tersedia melalui BBS Mobile untuk sejumlah platform dompet digital, diantaranya Gopay, Ovo, Dana, Shoope Pay dan Link Aja.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar mengatakan, BBS Mobile menyediakan fitur top up dengan nominal terkecil dan biaya admin bervariasi untuk setiap platform yang ada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Minimal top up setiap E-Wallet itu minimal Rp.10.000 hingga maksimal Rp.1.000.000, sedangkan untuk biaya admin terendah itu hanya Rp.1.500, tergantung nominal top up,” kata Fajar.

Menurutnya, fitur top up di BBS Mobile ini bisa memudahkan nasabah untuk melakukan transaksi apapun, dimanapun dan kapanpun agar BPRS Bhakti Sumekar tetap menjadi pilihan utama bagi masyarakat.

“Tidak hanya top up E-Wallet, di BBS Mobile sebagai PPOB juga bisa melakukan pembayaran online lain seperti token listrik hingga PDAM,” jelasnya.

Fitur ini diharapkan memberikan akses lebih mudah bagi semua kalangan, apalagi saat ini transaksi sudah kebanyakan memakai cashless (metode pembayaran digital).

Terlebih, hanya BPRS Bhakti Sumekar yang bisa menjangkau hingga ke kepulauan seperti Sapeken hingga Masalembu karena cabangnya yang tersebar di seluruh kecamatan.

“Nasabah bisa melakukan aktivasi BBS Mobile di semua cabang yang ada di seluruh kecamatan, bahkan cabang BPRS Bhakti Sumekar juga ada di Kabupaten Pamekasan,” pungkasnya.

Berita Terkait

BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026, Hairil Fajar Targetkan Peningkatan Layanan
Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:05 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026, Hairil Fajar Targetkan Peningkatan Layanan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Berita Terbaru