Demo Besar di Pamekasan, GMPM Soroti Dugaan Pelanggaran Bea Cukai

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Didik Haryanto (memakai kacata hitam dengan tangan terkepal) dan Kepala Bea Cukai Madura, Novian Dermawan (memakai topi hitam).

Didik Haryanto (memakai kacata hitam dengan tangan terkepal) dan Kepala Bea Cukai Madura, Novian Dermawan (memakai topi hitam).

PAMEKASAN, detikkota.com – Ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Madura (GMPM) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bea Cukai Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rabu (13/8/2025).

Aksi tersebut dipimpin LSM Barisan Investigasi dan Informasi Keadilan (BIDIK) bersama belasan organisasi di Madura, menyoroti berbagai persoalan di lingkungan Bea Cukai Madura. Sejumlah spanduk bernada satir turut dibentangkan, di antaranya bertuliskan, “Bea Cukai di Depan Jadi Pahlawan, di Belakang Jadi Menerima Uang”, “Bea Cukai Lembaga Mencari Uang Para Koruptor”, dan “Jangan Jadikan Jabatan Sebagai Alat Memperkaya Diri”.

Massa menyampaikan empat tuntutan, yakni penegakan aturan tanpa pandang bulu, reformasi birokrasi di Bea Cukai Madura, penutupan dan penyitaan alat produksi serta pencabutan izin perusahaan rokok (PR) yang melanggar aturan, serta pemberian sangsi hukum tegas terhadap PR bermasalah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menuntut penegakan hukum yang adil, tindakan tegas terhadap oknum Bea Cukai yang bermain, reformasi birokrasi, dan sanksi jelas bagi PR yang melanggar, contoh terakhir di Sampang belum ada tindak lanjut yang lebih tegas, entah apa andingnya, ini akan menjadi contoh remang-remang bagi yang lain. Tindak setegas-tegasnya, agar tidak abu-abu, jika kekurangan bukti saya siapkan,” tegas penanggung jawab aksi, Didik Haryanto.

Menanggapi hal itu, Kepala Bea Cukai Madura, Novian Dermawan, menyatakan sejalan dengan aspirasi massa. Ia menegaskan reformasi birokrasi tengah berjalan, termasuk pergantian Kepala Kantor dan Kepala Seksi, serta akan dilanjutkan pada posisi lainnya.

“Mari kita kontrol bersama, menindak sesuai peraturan, dan memperbaiki kekurangan yang ada,” ujarnya.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak
Aksi PMII UNIBA Memanas, Kepala Disbudporapar Sumenep Walk Out dari Dialog

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB