Diduga Dua Pekan Tak Masuk Kerja, Kades, Sekdes, dan Bendahara Desa Kertamukti Disidak Wabup Purwakarta

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA, detikkota.com – Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Bendahara Desa Kertamukti, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, diduga hampir dua pekan tidak masuk kerja. Hal tersebut terungkap setelah adanya pengaduan masyarakat yang disampaikan langsung kepada Wakil Bupati Purwakarta, Hapidin, yang akrab disapa Abang Ijo. Senin (22/12/2025).

Menindaklanjuti laporan warga, Wakil Bupati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Desa Kertamukti. Namun saat tiba di lokasi, Wabup harus menunggu hingga satu jam lamanya tanpa kehadiran Kepala Desa maupun perangkat inti lainnya. Di kantor desa, hanya terlihat beberapa staf desa biasa yang tetap menjalankan aktivitas pelayanan.

Saat dikonfirmasi, staf desa menyebutkan bahwa Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Bendahara sudah hampir dua minggu tidak hadir masuk kerja. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait pelayanan publik dan tanggung jawab aparatur desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagaimana pelayanan masyarakat kalau kepala desanya saja tidak pernah ada? Ini kan jabatan yang digaji oleh negara,” ungkap salah satu warga dengan nada kecewa.

Warga menilai ketidakhadiran pimpinan desa tersebut mencerminkan kurangnya etika, adab, serta tanggung jawab sebagai pemimpin, sekaligus memberi contoh yang tidak baik bagi bawahan. Mereka juga mempertanyakan komitmen Kepala Desa yang dinilai bebas meninggalkan tugas tanpa kejelasan.

“Bebas amat jadi kades. Tidak masuk kerja, tapi tetap digaji,” ujar warga lainnya.

Tidak menemukan pejabat desa di kantor, Wakil Bupati Hapidin kemudian melanjutkan sidak langsung ke rumah masing-masing Kepala Desa dan perangkat terkait. Sidak mendadak ini pun mendapat perhatian luas dari masyarakat yang berharap adanya ketegasan dari pemerintah daerah demi menjaga citra dan nama baik Desa Kertamukti.

Masyarakat meminta agar pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak terulang dan pelayanan publik di tingkat desa dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Penulis : Nal

Editor : Nal

Berita Terkait

Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 324 Hari ke Depan
Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Strategis di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik
Polres Sumenep Raih Penghargaan Polres Teraktif pada Rakernis Bidpropam Polda Jatim 2026
PUTR Sumenep Sosialisasikan BKK Desa 2026, Kejari Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana
Bupati Pasuruan Temui Mensos, Usulkan Penambahan Kuota PBI-JK bagi Warga Rentan
Pemkab Banyuwangi Prioritaskan Dokter Spesialis dalam Beasiswa Banyuwangi Progresif
Bupati Ipuk Buka Musrenbang RKPD 2027, Fokus Daya Saing SDM dan Hilirisasi Ekonomi

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 12:18 WIB

Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

Senin, 9 Maret 2026 - 10:28 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Strategis di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:53 WIB

Polres Sumenep Raih Penghargaan Polres Teraktif pada Rakernis Bidpropam Polda Jatim 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:46 WIB

PUTR Sumenep Sosialisasikan BKK Desa 2026, Kejari Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:00 WIB

Bupati Pasuruan Temui Mensos, Usulkan Penambahan Kuota PBI-JK bagi Warga Rentan

Berita Terbaru