Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sumenep, Anang Hardiyanto, turun langsung ke lokasi sekitar pukul 09.40 WIB untuk memastikan proses penanganan korban dan penyelidikan berjalan dengan baik.

Kapolres Sumenep, Anang Hardiyanto, turun langsung ke lokasi sekitar pukul 09.40 WIB untuk memastikan proses penanganan korban dan penyelidikan berjalan dengan baik.

SUMENEP, detikkota.com – Ledakan yang diduga berasal dari mercon terjadi di Dusun Pajung, Desa Bantelan, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu rumah warga mengalami kerusakan cukup parah serta dua orang mengalami luka-luka.

Rumah yang terdampak diketahui milik Pusadin (45), seorang petani setempat. Ledakan menyebabkan tembok kamar rumahnya jebol dan bagian teras bangunan runtuh.

Dua warga dilaporkan menjadi korban dalam kejadian tersebut. Ainul Yakin (37) mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh serta luka robek di bagian kepala. Sementara itu, Imroatus Shalihah (30) hanya mengalami luka ringan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan sejumlah warga, ledakan diduga berasal dari bahan pembuat mercon. Tim Inafis Polres Sumenep turut mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi, di antaranya botol plastik bekas air mineral, potongan kertas yang digulung menyerupai mercon, serta gulungan lakban atau isolasi.

Kapolres Sumenep, Anang Hardiyanto, turun langsung ke lokasi sekitar pukul 09.40 WIB untuk memastikan proses penanganan korban dan penyelidikan berjalan dengan baik.

Dalam keterangannya, Kapolres menegaskan bahwa penggunaan bahan peledak rakitan sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.

“Peristiwa ledakan di Dusun Pajung, Desa Bantelan, Kecamatan Batuputih, diduga kuat berasal dari bahan mercon. Ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar tidak membuat, menyimpan, maupun menggunakan bahan peledak rakitan karena dapat membahayakan keselamatan,” tegasnya.

Saat ini, Polres Sumenep masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti ledakan serta menentukan langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam peninjauan lokasi tersebut, Kapolres didampingi sejumlah pejabat kepolisian dan unsur Muspika Kecamatan Batuputih, di antaranya Kabag SDM Kompol Widiarti, Kasat Intel AKP Nurul Komar, Kapolsek Batuputih AKP Abu Mahdura, Kasat Reskrim Agus Rusdiyanto, serta Danramil Batuputih Letda Inf Santoso.

Polres Sumenep juga mengimbau masyarakat agar tidak bermain atau merakit mercon, terutama menjelang momentum tertentu yang rawan penggunaan bahan peledak rakitan, guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Rubaru, Pemotor Asal Karangnangka Meninggal Dunia
Tragis, Pick Up Terjun ke Jurang Saat Ambil Batu di Rombasan, Satu Orang Meninggal
Bayi Perempuan Terluka Ditemukan di Desa Kolor, Polres Sumenep Lakukan Penyelidikan
Pemuda Diduga Melompat dari Jembatan Pelabuhan Dungkek, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:39 WIB

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:45 WIB

Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:31 WIB

Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total

Berita Terbaru