DKPP Sumenep Raih Penghargaan Atas Capaian Vaksinasi Tertinggi Penyakit PMK di Jatim

Minggu, 27 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep berhasil meraih penghargaan atas capaian vaksinasi terbanyak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Provinsi Jawa Timur.

Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto mengucapkan rasa syukur atas diraihnya penghargaan sebagai Peringkat XI Kabupaten dengan Capaian Vaksinasi PMK terbanyak dari Satgas Penanganan PMK Jawa Timur.

Menurutnya, apa yang sudah diraihnya merupakan hasil kerja sama seluruh pemangku kebijakan dengan baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui memang, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin Arif Firmanto ini memiliki sederet prestasi.

“Secara umum pengendalian PMK di Kabupaten Sumenep bekerja secara komprehensif, mulai dari preventif, kuratif dan rehabilitatif dan juga vaksinasi yang sudah mencapai 90 persen lebih,” ucapnya saat dihubungi Awak Media pada Sabtu (26/11/2022).

Pihaknya mengapresiasi kinerja pengendalian kasus PMK di Kabupaten Sumenep oleh Satgas Penanganan PMK. Terbukti, jumlah vaksinasi PMK mencapai 72.008 dosis hingga nihil kasus.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Sumenep, drh. Zulfa menyampaikan, bahwa capaiannya tidak bisa diklaim 100 persen, namun dengan tingginya vaksinasi terbukti efektif mengendalikan PMK.

“Untuk pengendalian kami tidak bisa sebut 100 persen, namun dengan vaksinasi terbukti berhasil mengendalikan,” terangnya.

“Hingga saat ini belum ada kasus baru, semoga bisa bertahan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Piagam penghargaan ini diserahkan oleh Adhy Karyono, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur selaku Ketua Satgas Penanganan PMK Provinsi Jawa Timur, Pada 24 November 2022, di Hotel Grand Dafana Signature Surabaya.

Turut mendampingi penyerahan penghargaan pada Rapat Evaluasi Akhir Pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku di Jawa Timur tahun 2022 itu, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jatim Indyah Aryani. (Md/red)

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB